Berikut 10 buku fiksi yang rilis di 2014, seperti dirangkum detikHOT. Di antaranya:
Novel 'Aruna dan Lidahnya'
|
|
"Saya meriset dan menuliskannya selama 1,5 tahun. Ini lebih singkat dibandingkan Amba yang dibuat selama 10 tahun," ucap Laksmi di restauran Sribu Rasa, Menteng, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Diklaim sebagai novel semi-fiksi, 'Aruna dan Lidahnya' menceritakan tentang Aruna Rai, 35 tahun dan berprofesi sebagai epidomiologist atau ahli wabah dengan spesiliasisasi flu unggas. Ia ditugasi untuk menginvestigasi kasus flu unggas ke delapan kota di Indonesia. Kesempatan itu ia manfaatkan untuk mencicipi kekayaan kuliner lokal bersama dua orang karibnya.
'Sesuatu yang Indah' karya Piyu
|
|
Saat ditemui di acara peluncuran bukunya itu di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Minggu, (23/11/2014), Piyu pun mengungkapkan alasan kenapa ia mengadaptasi lagunya itu menjadi sebuah novel.
"Pertama, saya ingin menulis buku ini agar pendengar lagu ini imajinasinya nggak kemana-mana. Jadi imajinasinya adalah seperti yang saya imajinasikan adalah seperti ini," ujar Piyu.
'Gelombang' karya Dewi Lestari
|
|
Dalam kunjungan itu, ia menyisihkan waktu beberapa hari untuk melakukan riset pemantapan karakter lelaki Batak yang akan diangkatnya. Berangkat dari hasil riset, Dee kemudian memulai proses penulisan Gelombang Juni dan selesai awal September 2014. Pengambilan seorang lelaki keturunan Batak sebagai tokoh sentral dalam Gelombang telah ia tetapkan sebelum memulai proses penulisan serial Supernova pada 2001.
'Rahvayana: Aku Lala Padamu' karya Sujiwo Tejo'
|
|
"Isi kepala Rahwana itu ada 10, sama seperti saya. Setiap kepalanya isinya cinta," ungkapnya sambil tertawa saat berbincang dengan detikHOT di Rollingstone Cafe, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.
'Bandar' karya Zaky Yamani
|
|
'Bandar' menampilkan sebuah keluarga turun-temurun yang diwakili oleh 3 tokoh utama ibu (Dewi)- anak (Gopar)- cucu (Parlan). Sang ibu yang telah melewati perjalanan hidup penuh luka dan airmata, mewariskan sesuatu yang tak biasa kepada anaknya. Yakni, bisnis ganja.
Novel 'Haji Backapacker'
|
|
Novel ini terinspirasi dari film 'Haji Backpacker' yang rencananya akan rilis pada Oktober 2014. "Novel ini merupakan hasil kolaborasi gagasan antara Aguk Irawan dengan Danial Rifki (sutradara)," ujar sang editor novel, Didik L Hariri.
'Bulan Terbelah di Langit Amerika'
|
|
'Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas' karya Eka Kurniawan
|
|
'Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas' sendiri secara resmi telah meluncur ke pasaran mulai 19 Mei 2014 lalu. Senada dengan judulnya yang unik, novel ini menampilkan desain sampul yang juga menggelitik. Seekor burung yang lucu nan cantik, seperti sedang tidur, dengan bulu-bulunya yang warna-warni, di atas latar warna mera muda yang mencolok mata. Kata-kata yang menjadi judul novelnya "menyebar" di atas burung itu.
Enam Buku Nh. Dini Diterbitkan Ulang
|
|
Penerbit Pustaka Jaya pimpinan Ajip Rosidi mengatakan memang peduli pada buku-buku karya sastra klasik Indonesia, seperti Nh.Dini.
"Dini sudah menjadi sastrawan wanita Indonesia yang terkemuka, dan karyanya jadi klasik dan harus dibaca semua orang. Maka juga harus tersedia. Tetap harus dibaca meski mungkin sudah tak sesuai dengan zaman misalnya, meski juga mungkin susah dibacanya," kaya Ajip kepada detikHOT.
Buku Harian 'r.i.s.a.r.a'
|
|
Meski berbau horror, buku 'r.i.s.a.r.a' juga diramu dengan nuansa lucu dan romantis. Tentu saja hal itu, berasal dari kisah para hantu yang menjadi sahabat Risa dan Sara. Penasaran seperti apa bukunya? Tunggu saja di toko-toko buku ibukota dan sekitarnya dalam waktu dekat.
Halaman 2 dari 11











































