Maka tak heran jika kini orang lebih tertarik dengan seni instalasi. Karena pengunjung bukan hanya memanjakan mata dengan menikmati karya, tapi juga bisa menikmati pengalaman indrawi yang berbeda-beda.
Imajinasi yang ditimbulkan pengalaman itu juga jadi sangat beragam meski masih terbatas akan ruang dan waktu. Berikut beberapa diantara karya instalasi seniman dunia yang mencengangkan di tahun 2013.
Instalasi Akibat Trauma Abu Vulkanik
|
|
Saat menghabiskan masa kecilnya di Miami, Amerika Serikat rumah keluarganya hancur oleh terpaan badai yang melanda.
Dalam pameran bertaajuk 'Future Relic ini' Arsham menampilkan beberapa objek khas tahun 90-an seperti handycam atau keyboard lama dan memberi sentuhan abu vulkanik yang sarat kehancuran.
Beberapa retak, pecahan kaca, potongan tembok menampilkan bagaimana traumanya yang masih terbawa hingga sekarang.
Potongan Tubuh Manusia Tiruan yang Mencengangkan
|
|
Dengan berbagai benda yang mudah ditemukan sehari-hari dia bisa menciptakan berbagai citra yang seolah mewakili potongan tubuh manusia.
Lucas, seniman asal Inggris ini mempamerkan 55 karya seninya di Galeri Whitechapel, London Timur.
Karyanya dinilai konfrontatif, vulgar, kasar tapi juga dianggap lucu dan menarik. Selain itu, karya Lucas lainnya juga tampak berduri dan agresif.
Tapi bagi penyelenggara dari pameran Young British Artish ini mengatakan karya Lucas masih akan relevan hingga 100 tahun mendatang.
Pohon Natal Yang Mengkritik Konsumerisme
|
|
Luzinterruptus.
Mereka terkenal akan karya seni yang cerdas, memanfaatkan benda-benda sederhana dan intervensinya di ruang publik urban.
Natal 2013 mereka menciptakan pohon natal raksasa yang diberi nama 'Consumerist Christmas Tree'.
Mereka menggunakan tumpukan 3.000 kantong plastik dan memajangnya di Lumiere Durham, Inggris.
Hasilnya sebuah pohon 'tas belanja' setinggi sembilan meter dengan lampu natal yang indah.
Rumah Tergelincir Modifikasi
|
|
Dia memberikan judulΒ karyanya 'From the knees of my nose to nelly of my toes.'
Rumah di kawasan Margareta, Inggris itu dibuat Chinneck jadi seperti memiliki ilusi melorot pada dinding bagian depannya.
Warna warni Payung dari Sextafeira Producoes
|
|
Itu karena ada festival Agitagueda, yang mengubah gang-gang di kota itu jadi dilindungi dengan payung-payung berwarna warni.
Pencetusnya adalah Sextafeira Producoes. Fotografer Patricia Almeida sempat membuat foto-foto cantik dari payung-payung itu dan menyebarluaskannya.
Kelap Warna-warni Plexiglas dari Soo Sunny Park
|
|
Karya yang diberi judul 'Unwoven Light' itu oleh pembuatnya Soo Sunny Park dibuat dari pagar kawat, dan plexiglas.
Hasilnya, cahaya yang memantul dari rangkaian yang dibuatΒ bergelombang memberi kesan yang berbeda dari setiap sudut.
Rumah di Dalam Rumah di Dalam Rumah di Dalam Rumah di Dalam Rumah dari Do Ho Suh
|
|
Ho Suh terinspirasi dari rumah adat Korea dari masa kecilnya. Bedanya kini dia membuat dinding-dindingnya dari kain ungu dan membuatnya seolah berlapis-lapis.
Rumah Hujan Karya Random International
|
|
Lewat karya mereka membua orangΒ bisa mengalami kehujanan tanpa perlu basah-basahan.
Karya monumental ini pertama kali di pamerkan di Barbican Centre, New York sejak Oktober 2012 hingga Maret 2013.
Tempat ini adalah sebuah rumah yang dijadikan galeri sementara yang bertetanggaan dengan museum MoMA.
Jiwa Jutaan Tahun Cahaya karya Yayoi Kusama
|
|
Dengan menggunakan ratusan lampu LED warna-warni yang diletakkan di ketinggian berbeda membuat ruangan jadi berkesan abadi.
Meski karya ini tampak mirip dengan yang dibuat Yayoi sebelumnya yakni 'Infinity Mirror Room at the Tate Modern and Fireflies on the Water at the Whitney Museum of Art' karya tahun 2013 ini dibuat khusus untuk pameran di galeri David Zwirner ternyata sama menakjubkannya untuk pengunjung.
'In Orbit' karya Tomas Saraceno
|
|
Pengunjung bisa memanjat kawab baajaa besar yang menghubungkan tiga tingkatan.
Jaring yang saling menghubungkan karya Saraceno ini saja beratnya mencapai tiga ton dan ada setengah lusin balon PVC diantaranya.











































