10 Seni Patung Paling HOT 2013

Hot Top Ten 2013

10 Seni Patung Paling HOT 2013

Tia Agnes - detikHot
Senin, 06 Jan 2014 13:44 WIB
10 Seni Patung Paling HOT 2013
Jakarta - Karya seni patung biasanya hanya diciptakan dengan cara memahat dengan bahan tanah liat maupun kasting atau cetakan. Kini patung sudah bertranformasi tak hanya tiga dimensi dan terbuat dari tanah liat saja, tapi juga mampu berada di luar mainstream.

Sepanjang tahun ini, ada berbagai macam karya seni patung di dalam negeri maupun mancanegara yang dapat membuat para pengunjung kagum dan terheran-heran. Serta terbuat dari bahan material yang di luar biasanya.

Mulai dari patung bubur kertas tiga dimensi karya Amalia Sigit sampai pameran patung di bawah Lautan Meksiko. Inilah 10 karya seni patung paling hot di tahun 2013, dari seniman lokal maupun seniman mancanegara.

Patung Kodok Hijau di Festival Cikini 2013

Di depan pelataran TIM, ada sebuah patung kodok berwarna hijau dan dikelilingi kodok-kodok kecil di sekitarnya. Ia duduk termenung dengan tangan menopang dagunya.

Patung tersebut berjudul 'Duduk Termenung' hasil kolaborasi dari Budi Karmanto dan pematung Bambang Win.

Khusus di proyek Festival Cikini pertengahan bulan lalu, mereka bekerja sama.

Karya seni Patung Kodok merupakan patung pertama buatannya sejak ia melukis objek tersebut dari 1995. Hasil kreasinya ini menceritakan mengenai kisah para warga bantaran kali yang rumahnya digusur namun tetap tenang-tenang saja. Lantaran dapatkan iming-iming rumah susun

Patung Bubur Kertas Tiga Dimensi Karya Amalia Sigit

Dalam membuat karya, seniman bisa mendapatkan inspirasi dari mana saja. Termasuk dari tokoh komik semasa kecil yang dilakukannya. Inilah yang dilakukan oleh Amalia Sigit, 50 tahun.

Ia adalah pembuat patung yang khusus membuatnya dari bahan bubur kertas atau plup.

Dalam proses kreatifnya, wanita yang akrab disapa Liliek ini tertarik pada tokoh Gina, perempuan muda dari Negeri 1001 Malam dengan kesaktian super di komik karangan Gerdi WK.

Awal Desember lalu di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki (TIM), Liliek melakukan pameran tunggalnya berjudul 'Pulp Fiction' dan menghadirkan belasan patung unik lainnya.

Patung Keramik 'Drupadi' Karya F.Widayanto

Di usia karirnya yang menginjak 30 tahun, keramikus Fransiskus Widayanto mengambil tema tokoh 'Drupadi' di pameran tunggalnya di Galeri Nasional akhir Agustus lalu.

Menurutnya, Drupadi memiliki karakter di setiap adegan kehidupan. Lulusan Fakultas Seni Rupa Institut Teknik Bandung (ITB) kekhususan keramik ini mengatakan membuat seluruh patung Drupadi selama tiga tahun.

Keindahan objek, detilnya aksesoris patung Drupadi, serta sensualitas yang digambarkan Wied mampu membuat para pengunjung berdecak kagum.

Di antaranya adalah pasangan selebriti Dian Nitami dan Anjasmara. Serta mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo bersama istrinya.

Tiga Patung Karya Djoko Pekik

Dalam pameran tunggal 'Zaman Edan Kesurupan' yang digelar di Galeri Nasional, Jakarta Pusat pada Oktober lalu, pria yang akrab disapa Pekik itu memperlihatkan tiga karya patung yang dibuat secara orisinil tahun ini.

Patung pertama berjudul 'Berburu Celeng', diambil dari seri lukisannya pada 1998. Kedua, 'Berburu Pekik' yang merupakan simbol kontemplasi diri. Terakhir, 'Memanah Matahari' sebagai luapan kegembiraan Pekik setelah bebas dari penjara.

Salah satu yang menarik adalah patung 'Berburu Pekik' berukuran 200 X 400 X 100 cm yang diakuinya sebagai bentuk introspeksi diri sendiri selama hidup puluhan tahun.

Patung tersebut maksudnya adalah berburu dirinya sendiri dan mengoreksi tingkat angkara murkanya.

Patung Manusia Karya Seniman Inggris Ron Mueck

Pameran patung karya seniman Ron Mueck ini mampu membuat para pengunjung takjub dan terheran-heran. Pasalnya, ia membuat patung realistis manusia seperti aslinya.

Seniman yang berbasis di London ini telah memproduksi patung sejak 1996 lalu. Sebelumnya, ia membuat model untuk televisi dan film anak-anak. Serta pernah bekerja di film 'Labyrinth' pada 1986.

Proses kreatif ini dijalaninya sejak usianya di atas 30 tahunan. Caranya dengan memahat tanah liat, membuat cetakannya dengan plester, dan menggantinya dengan campuran fiberglass, silikon, dan resin.

Mueck mengatakan lebih sering menggunakan keterampilannya pada efek khusus teater maupun sinematik. Menurutnya, ada satu daya tarik dari karyanya yakni ia berusaha membangun kemiripan karakter manusia.

Patung Tokoh Humanoid di Turner Prize

Penghargaan paling terkenal bagi seniman muda berusia di bawah 50 tahun di Inggris yang disebut Turner Prize resmi digelar.

Tahun ini dilaksanakan bukan di Inggris melainkan berlokasi di bekas barak tentara di kawasan Londonderry, Irlandia Utara.

Uninya, di sana terdapat karya seni instalasi patung tokoh humanoid telanjang sampai sebuah galeri yang tampak kosong ada di sana. Karya hasil David Shrigley yang berjudul 'Life Model.' menjadi favorit juri dan pengunjung.

Patung tersebut berbentuk pria tanpa busana yang berbentuk tokoh humanoid seperti robot. Di sekelilingnya terdapat belasan kursi. Ia digambarkan sebagai model bagi lukisan.

Patung 14 Janin Raksasa Di Qatar

Pada Oktober lalu, ada 14 balon perunggu raksasa berukuran 46 kaki, yang secara misterius di parkir di depan Pusat Penelitian dan Kesehatan Sidra. Balon yang berada di wilayah Doha, Qatar ini merupakan patung pahatan yang seniman asal Inggris, Damien Hirst dan menandakan sebuah pergerakan dari Qatar Museums Authority.

Pameran berjudul 'The Miraculous Journey' menyuguhkan seri dari patung mengenai perjalanan seorang bayi, mulai dari indung telur yang dibuahi, ketika janin berada di dalam kandungan hingga masa kelahiran dan menjadi seorang bayi.

Dalam mempertontonkan karya seni publik tentang perjalanan kelahiran bayi, penonton ikut disuguhi suara yang serupa dengan detak jantung, disertai sorotan lampu berwarna ungu.

Pameran Patung Di Bawah Laut

Ingin tampil beda dengan seniman lain, pematung asal Inggris Jason deCaires Taylor, 39 tahun, menggelar karyanya di bawah laut Meksiko. Karya Jason ini memang jadi seolah menghidupkan lagi kisah kota Atlantis yang hilang.

Dia memajang patung-patung uniknya di dasar laut Museo Subacuatico de Arte, Cancun, Meksiko. Ada 510 patung yang ditanam secara permanen di situs itu.Ini aksi Jason kedua setelah di tahun 2009 dia menenggelamkan sejumlah patung berukuran sama dengan benda aslinya.

Dia membuat mulai dari patung manusia, mobil Volkswagen Beetle, bahkan sebuah rumah. Misalnya patung berjudul 'The Anchors'. Koleksi karya Jason ini berbentuk sejumlah patung dada dari semen diletakkan di atas hamparan 200 potong rumput laut langka yang disebut, Acropora Prilifera.Β 

Patung Besi Karya Bob Dylan

Bob Dylan, 72 tahun, selama ini lebih dikenal sebagai musisi yang langganan meraih penghargaan. Padahal ternyata bakat pria kelahiran Minnesota, 24 Mei 1941 ini bukan hanya dalam hal vokal, mencipta lagu dan memetik gitar.

Pria bernama asli Robert Allen Zimmerman ini ternyata juga seorang pematung yang lebih memilih materi besi. Pada November lalu Dylan memamerkan karya patung besinya di Galeri Halcyon, London, Inggris. Ada tujuh karya Dylan yang berbahan dasar besi bertekstur vintage dengan kombinasi berberapa jenis metal lain.

Pameran bertitel 'Mood Swing' itu berlangsung mulai 16 November 2013 sampai 25 Januari 2014. Sebenarnya ini bukan pameran seni pertama buat Dylan, karena sebelumnya karyanya ini sempat dipamerkan di museum Chemnitz, Jerman, pada tahun 2007.

Patung Sepatu Hak Tinggi di Taman

Seniman berdarah Afrika-Amerika, Willie Cole berhasil menciptakan sebuah patung, dengan nuansa warna gelap, menggambarkan figur manusia yang tengah duduk beristirahat di tengah taman. Bila melihatnya sekilas, kita akan mengira karya ini diciptakan dari beberapa bentuk geomorfik yang ditumpuk-tumpuk.

Namun setelah melihatnya lebih dekat, Willie Cole tak bisa mengelak. Ia menciptakan patung ini dari tumpukan sepatu hak tinggi. Patung ini pun diberi nama The Sole Sitter.

Karya ini terinspirasi dari prinsip keyakinan di Afrika Barat bernama Yoruba. Willie sendiri memampang karya ini bersama delapan lukisan dan patung lain dalam pameran tunggalnya berjudul, 'If wishes were horses...'
Halaman 2 dari 11
(tia/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads