10 Pameran Lukisan Dalam Negeri Terfenomenal

Hot Top Ten 2013

10 Pameran Lukisan Dalam Negeri Terfenomenal

- detikHot
Selasa, 31 Des 2013 11:38 WIB
10 Pameran Lukisan Dalam Negeri Terfenomenal
Jakarta - Tahun ini cukup banyak pameran lukisan digelar di dalam dan luar negeri yang memberi kesan tersendiri bagi penikmat seni. Ada karya seni yang berasal dari masa lampau yang ditampilkan kembali dalam rangka memperingati sang seniman.

Ada pula karya dari seniman-seniman muda masa kini, yang tentu punya sudut pandang, cita rasa dan pemilihan media yang berbeda dalam memotret masanya ke dalam sebuah karya seni.

Di dalam negeri sendiri digelar sejumlah acara serta pameran tunggal karya pelukis ternama seperti Djokopekik, Aisul Yanto, dan Wahyoe Wijaya, berikut ini :

Pameran Tunggal Lukisan Djokopekik 'Jaman Edan Kesurupan'.

Siapa sangka penangkapan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pekan lalu sudah 'diramalkan' Djokopekik dalam sebuah lukisan yang ia buat setahun lalu.

Karya berjudul 'Pawang Pun Kesurupan' yang dilukis pada 8 Desember 2012 menggambarkan wajah peradilan di Indonesia yang carut marut dimana para hakim ikut serakah memakan apa saja yang ada di depannya, termasuk duit rakyat.

Pameran Lukisan Rudolf Bonnet dan Arie Smitt oleh Erasmus Huis.

Tema pameran, Modern Balinese Painting : The Relationship With Rudolf Bonnet and Arie Smit, berkaitan dengan keberadaan dua seniman asal Belanda tersebut dalam memberi kontribusi bagi dunia seni yang ada di Bali.

Direktur Teater dan Galeri Erasmus Huis Ton Van Zeeland selaku penyelenggara pameran mengatakan pihaknya sangat tertarik menggelar pameran ini karena memiliki nilai seni serta historis yang luar biasa.

Pameran Lukisan Asli Mengenang Raden Saleh.

Pada Januari 2013 lalu, KITLV bersama beberapa lembaga terkait mengadakan pameran bertajuk Mapping The History. Beberapa karya yang dipampang pada pameran ini adalah lukisan asli Raden Saleh. "Kami tertarik dengan Raden Saleh, karena Baud, pendiri KITLV, memiliki hubungan dekat dengan Raden Saleh."

Menurut Roger, Raden Saleh bahkan pernah membuat lukisan dari keluarga Baud, lengkap dengan anjingnya. Lukisan itu masih ada hingga kini, dan sejak dua tahun lalu ini dihibahkan ke KITLV - Leiden.

Pameran Lukisan S. Sudjojono

Meski sudah wafat 28 tahun yang lalu, namun nama maestro pelukis S.Sudjojono masih tetap berkibar. Untuk memperingati 100 tahun kiprahnya dalam dunia seni, S.Sudjojono Center bekerja sama dengan Galeri Canna serta institusi lainnya mengadakan pameran lukisan miliknya.

"Sejak awal tahun, kami sudah membuat serangkaian acara, mulai dari diskusi lukisan Pertempuran Sultan Agung dan JP Coen, pentas teater Pandan Wangi hingga acara puncak ini," kata Maya Sudjojono dari S.Sudjojono Center di Pakarti Center, belum lama ini.

Pameran Lukisan di Jakarta Biennale 2013

Penyelenggaraan Jakarta Biennale ke-15 resmi diselenggarakan. Pembukaan program dua tahunan ini ditandai dengan performans dari Melati Suryodarmo dan Khaled Jarrar di Ruang Parkir Bawah Tanah, Teater Jakarta – Taman Ismail Marzuki.

Berada di tempat yang sama, beragam karya seni dari para seniman yang berpartisipasi di Jakarta Biennale 2013 ikut dipampang. Antara lain karya dari Agan Harahap, Davy Linggar, Saleh Husein dan masih banyak lagi.

Pameran Lukisan 'Negeri Rawan' A.R Soedarto

Seniman A.R Soedarto menggelar pameran bertajuk "Ring of Fire Painting : Negeri Rawan" di Taman Ismail Marzuki, Oktober lalu.

Soedarto memasukkan tiga unsur yang khas dengan gayanya, yakni gunung, gunungan, dan huruf Jawa Honocoroko.

Pameran Lukisan Wahyoe Wijaya : Born As an Artist

Pada November 2013 lalu, kurator Merwan Yusuf memamerkan seni instalasi dan lukisan Alm. Wahyoe Wijaya bertajuk 'Wahyoe Wijaya : Born As an Artist' di Taman Ismail Marzuki.

Wahyoe merupakan alumni angkatan pertama Ikatan Kesenian Jakarta yaang banyak menampilkan tema religiusitas dalam karya-karyanya.

Pameran Lukisan 3 Dimensi Artphoria 2013

Mungkin Anda masih ingat ketika tahun lalu ada lukisan-lukisan tiga dimensi yang muncul di sebuah mal di Jakarta. Dengan visual ala tiga dimensi itu, Anda bisa berfoto seperti sedang akan dimakan hiu raksasa, bukan? Kali ini lukisan tiga dimensi kembali datang, namun digarap oleh seniman berbeda, dan tentunya akan membawa warna yang berbeda pula.

Dalam acara bertajuk Artphoria 2013 yang diselenggarakan di Ciputra Artpreneur Centre, Ciputra World 1, lantai 11 ini pengunjung bisa menikmati sebuah karya dari seniman asal Amerika Serikat, Kurt Wenner. Disini ia memampang 11 karya lukis tiga dimensi yang sepuluh diantaranya diboyong langsung dari negeri Abang Sam.

Pameran Lukisan di Indonesia Contemporary Art & Design 2013

Setiap orang punya masa lalu. Anda setuju? Yup, kebanyakan dari kita mengubur masa lalu yang dianggap buruk. Padahal, sekelam apapun masa lalu, ia adalah sejarah yang bisa mempercantik hidup seseorang di masa kini.

Itulah pesan yang ingin disampaikan dari perhelatan kolaborasi desain dan seni kontemporer terbesar di tanah air, Indonesian Contemporary Art and Design 2013. Mengambil tema 'RESTART', Reinvent History, Revolutionize Story, pameran ini ingin mengajak masyarakat untuk melihat perspektif masa lalu dengan cara berbeda.

Pameran Lukisan Tunggal Aisul Yanto 'Energy Poetry'

Pelukis senior Aisul Yanto menggelar pameran tunggal bertajuk Energy Poetry di Taman Ismail Marzuk dari 19 November 2013 hingga 28 November 2013.

Dalam puluhan lukisan yang dipamerkan tersebut, Aisul memasukkan dominasi hitam dan putih dengan banyak permainan garis serta titik-titik yang menyatu menjadi sebuah bentuk tertentu.
Halaman 2 dari 11
(fip/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads