Biar si Kucing Betah di Rumah
Kamis, 02 Jun 2005 13:44 WIB
Jakarta - Punya binatang peliharaan pastinya asyik dong. Kucing biasanya dijadiin pilihan yang paling banyak. Nah, biar si pus meong tetap betah di dalam rumah, ada nih beberapa cara-cara jitu yang wajib disimak. Meaooowww!!Buat yang nggak punya halaman luas, atau takut kucingnya hilang pasti mau kucingnya betah di rumah. Melihara kucing di rumah juga punya masalah sendiri lho. Apalagi tiap hari dia harus buang air, waduh gimana ya!1. Mulailah dari kecil. Artinya, kalau kucing kamu diperlihara dari kecil di dalam rumah, dia sudah terbiasa dengan lingkungan rumah. Para ahli percaya, ketika dia beranjak dewasa keinginan untuk menjelajah keluar semakin berkurang. 2. Beri ruang untuk mencicipi dunia luar. Di rumah terus pastinya membosankan. Sekali-sekali ajak kucing kamu main di teras atau halaman belakang rumah kamu. Tapi sebelumnya amankan dulu tempat itu dari benda-benda yang membahayakan kucing kamu. Selain itu kamu juga harus menyiapkan medan supaya kalau kucing kamu tiba-tiba kabur, dia bisa cepat ditangkap. 3. Jalan-jalan sore nggak hanya berlaku untuk anjing. Si kucing manis juga perlu diajak lho. Biar kucingmu nggak tiba-tiba kabur sebaiknya gunakan tali pengikat seperti yang lazimnya digunakan untuk anjing. Penggunaan tali ini memang perlu latihan dan adaptasi khusus. Sabar ya, jangan cepat bosan melatih si pus lucu. 4. Letakkan rumah kucing di tempat yang terkena matahari. Untuk tempat tinggal kucing kamu, sebaiknya sediakan tempat khusus. Tempat khusus ini berguna banget supaya kucing kamu nggak bikin berantakan dimana-mana. Kalau dia dibiasakan tidur dan bermain di tempatnya maka dia nggak bakalan bikin nyokap ngomel karena bulunya yang bertebaran. Sekali lagi perlu konsistensi untuk ngajarin kucing kamu hal semacam ini. Tetap sabar ya! Oiya, sebaiknya cari tempat yang juga terkena cahaya matahari pagi supaya dia tetap segar. 5. Belikan "pohon kucing". Jangan membayangkan pohon yang menjulang tinggi. Benda ini bentuknya seperti pohon kecil yang bisa dijadikan tempat latihan memanjat untuk kucing kamu. Selain itu kucing juga terkenal suka menggaruk-garuk berbagai macam benda. Nah, daripada kursi nyokap jadi korban mendingan kamu sediain aja deh pohon imut ini. Pohon ini juga kamu bisa bikin dan desain sendiri sesuka dan sesuai kebutuhan kamu. 6. Jangan malas bermain dengan kucing kamu. Kucing juga butuh perhatian, karena itu ajaklah dia bermain. Lagipula, bermain dengan kucing juga bisa bikin kamu happy lho. Melihat tingkahnya yang lucu dan menyenangkan pasti bikin kamu lupa berbagai masalah yang lagi bikin pusing. Biar nggak bosen, sediain berbagai macam alternatif permainan. Supaya tambah seru, gunakan benang, bola, boneka, atau mainan-mainan lain yang digemari kucing. 7. Hal yang satu ini juga nggak kalah penting. Sama seperti manusia yang suka bersosialisasi, kucing juga perlu teman 'seperjuangan'. Carikan dia teman. Kalau kamu sibuk, pus bisa bermain dengan temannya. Apalagi kalau sudah besar dia bisa memberi kamu anak yang lucu-lucu. 8. Biar kucing kamu nggak sakit dan tetep hepi, jangan lupa dikasih makan ya. Seperti kamu, kucing juga perlu gizi yang cukup. Jangan berikan makanan yang banyak mengandung garam. Makanan seperti itu bisa bikin bulu kucing kamu rontok. Kalau mau aman, beli aja makanan kucing yang sudah tersedia di supermarket. Jika kamu mau mengolah sendiri makanan kucingmu, pastikan makanannya matang sehingga bakteri-bakteri nggak bakal bikin si meong sakit perut. 8. Urusan 'kesejahteraan' kucing yang hepi-hepi udah kelar. Sekarang tinggal bad news-nya nih. Si mpus kamu yang lucu itu kan juga perlu melakukan kegiatan biologis seperti buang air kecil dan besar. Biasanya toko-toko hewan peliharaan menyediakan tempat untuk membuang kotoran kucing. Tapi konsekuensinya kamu harus rajin bersihin. Kalo nggak, kotoran itu bisa jadi virus dan kuman seperti penyakit toksoplasma itu. Lagian kalo nggak dibuang kan bau dong! (fta/)











































