Tips Menghadapi Teman Moody

Tips Menghadapi Teman Moody

- detikHot
Jumat, 18 Mar 2005 18:17 WIB
Tips Menghadapi Teman Moody
Jakarta - Punya temen yang moody emang rada-rada susah, salah ngomong dikit aja bisa bikin dia tersinggung. Sebenarnya banyak banget yang bisa bikin temen kita jadi moody. Mungkin karena ada sesuatu yang ingin dicapai namun tak kesampaian, dikecewakan atau bahkan putus cinta.Nah sebagai teman, pasti kita pingin bisa bantuin dia untuk bisa keluar dari masalahnya kan? Tapi hati-hati lho, karena jika cara kita salah, bisa-bisa malah jadi runyam nantinya. Berikut ini ada beberapa tips dan trik untuk menghadapi temen yang moody. 1. Temani DiaDekati dia dan tujukin rasa simpati kita, biar teman kita tahu bahwa kita peduli terhadapnya. Tekankan bahwa dia selalu punya teman baik dalam suka maupun duka. 2. Jangan LangsungNamanya juga lagi sensi dalam kondisi seperti itu biasanya temen kita jadi mudah tersinggung dan menghindari kita. Jadi sebaiknya jangan langsung bertanya dengannnya tentang apa yang sedang terjadi. Bersikap biasa saja, tunggu sampai dia membuka diri untuk bercerita dengan kita. 3. Ajak BercandaKalau sudah ditunggu dan dia tetap diam, cobalah bertanya sambil bercanda. Usahkan tidak bertanya secara serius karena hal itu akan membuatnya merasa diadili. Misalnya kita bisa bertanya kenapa dia cemberut terus akhir-akhir ini. Tapi ingat ya, usahakan bertanya sambil bercanda dan jangan lupa untuk selalu tersenyum saat bicara dengannya. 4. Jangan Sok NasehatinKalau dia sudah cerita tentang masalahnya, jangan buru-buru menasehatinya dengan tips-tips mujarabmu. Nggak perlu sok pinter dihadapannya, biarkan dia puas mengeluarkan uneg-uneg yang memenuhi pikirannya. Tapi jika dia minta saran, nggak ada salahnya kamu memberi sedikit komentar dan saran. 5. Ajak Hang OutTawari dia untuk pergi jalan-jalan, kalau perlu bilang bahwa kamu siap untuk menemaninya. Jika dia memutuskan mau jalan, bawalah dia ke tempat-tempat menyenangkan. Siapa tahu dia nggak sedih dan akan tersenyum kembali. 6. Ajak NgobrolKalau dia sudah merasa tenang dan nggak sensi lagi, cobalah ajak dia ngobrol lagi. Katakan bahwa semua orang pasti punya masalah. Beri tahu tentang masalah-masalah yang pernah kita alami dan berhasil dilalui. Siapa tahu cerita kita akan memotivasi dia untuk keluar dari problemnya. Beri dia semangat untuk menghadapinya dengan santai dan tidak jadi beban. Nah selamat mencoba ya.. (dit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads