detikHot

Spotlight

Sengaja Provokatif, Komik Gump n Hell Kritik Kondisi Sosial Indonesia

Selasa, 07 Jul 2020 13:23 WIB Tia Agnes - detikHot
Komik Gump n Hell Komik Gump n Hell kerap menyentil isu sosial dan politik di Indonesia Foto: @gumpnhell/ instagram
Jakarta -

Komik Gump n Hell sukses menggelitik masyarakat dengan karya komik yang satir dan mengajak untuk merenung. Karya-karyanya pun sengaja dibuat 'provokatif' yang mengkritik kondisi sosial di Indonesia.

Komik yang ditulis oleh pria asal Semarang, Errik Irwan Wibowo, saat ini memiliki 46,8 followers di akun Instagram @gumpnhell. Hadir sejak 2006 yang bermula dari mading kampus, komik Gump n Hell menjadi pilihan komik digital yang ada di jagat maya.

Errik Irwan menceritakan komik Gump n Hell kerap menampilkan konten yang nyeleneh karena terpengaruh dari bacaan dan kegelisahan atas situasi yang terjadi sehari-hari.



"Komik Gump n Hell diharapkan bisa memantik orang untuk berdiskusi penuh dinamika (drama dan gelud) dikolom komentarnya, makanya dibikin 'provokatif'," kata Errik Irwan ketika dihubungi detikcom via surel, Selasa (7/7/2020).

Dari karya-karya komiknya, Errik Irwan berharap pembacanya bisa menyerap banyak pelajaran. Seperti halnya ketika siswa belajar dari menonton film dan serial televisi ketimbang belajar di sekolah.

Arsitektur FAD (Fakultas Arsitektur & Desain) Unika Soegijapranata Semarang menceritakan sampai saat ini komik Gump n Hell dibuat sebagai sarana merespons berbagai hal.

[Gambas:Instagram]





"Kebetulan cara berekspresinya dengan gambar karena kebiasaan dari kecil di situ. Kalau dulu cara pembuatan dan penyebarannya masih manual, misal mading kampus atau stensilan, yang baca terbatas, sekarang manfaatkan perkembangan teknologi apalagi internet. Nyebarnya lebih luas & bisa interaksi dua arah lewat kolom komennya," sambung Errik Irwan.


Komik Gump n Hell Nyentil Isu Corona hingga RUU P-KS

Dalam feed Instagram @gumpnhell, komik Gump n Hell kerap menyentil berbagai isu Tanah Air. Misalnya saja anggota dewan yang ogah membahas Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS).

Dalam gambar komik Gump n Hell, Errik Irwan menggambarkan pria yang mengenakan setelan jas lengkap yang mengatakan sulit membahas RUU P-KS. Tapi ketika membahas RUU Minerba, Cilaka, dan lain-lain, anggota dewan langsung semangat dan berkata 'gampang'.

[Gambas:Instagram]





Ada juga sentilan terhadap isu COVID-19. Komik Gump n Hell menggambarkan Corona layaknya korupsi.

"Ketika kamu berada di luar kekuasaan, kamu berpikir kamu bisa menaklukkannya," tulis gambar di komik Gump n Hell.

Tapi yang terjadi saat ini adalah para pemimpin negeri mengatakan agar Indonesia hidup berdamai dengan Corona. Selain itu, masih ada sentilan karya lainnya yang akan membuatmu merenung.




Simak Video "Komik Digital yang Mendidik, Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)

Photo Gallery
FOKUS BERITA: Spotlight Culture
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com