detikHot

spotlight

Mempopulerkan Kembali Jagoan Lokal Lewat Jagat Bumilangit

Selasa, 23 Jul 2019 15:33 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: detikcom Foto: detikcom
Jakarta - Bumilangit menjadi rumah bagi ribuan jagoan lokal Nusantara. Berdiri sejak 2003, selama 10 tahun pertama Bumilangit merestorasi komik-komik klasik, meriset, dan mengumpulkan data berbagai cergam tersebut.

Di tahun 2016, tim mulai membuat Jagat Bumilangit dan membaginya ke dalam empat periodisasi. Ada era Legenda, Jawara, Patriot, dan Revolusi.

Editor Senior Bumilangit Comics Media, Oyasujiwo menuturkan sepanjang 10 tahun mereka memetakan semua karakter yang ada di cerita bergambar (cergam). Setelah proses restorasi selesai, tim Bumilangit mendata karakter, profil masing-masing hingga merencanakan berbagai hal.

Mempopulerkan Kembali Jagoan Lokal Lewat Jagat Bumilangit Foto: Tia Agnes/ detikHOT

"Tugas kita adalah memperkenalkan kembali ke generasi muda sekarang karena sempat terputus kan. Gimana karakter itu bisa dikenali dan akan populer kembali seperti masanya," tutur Oyasujiwo ketika ditemui tim detikHOT di kantornya, kawasan Ciputat, Senin (22/7/2019).

Layaknya seperti puzzle, karakter atau jagoan lokal tersebut disusun kembali. "Semuanya ini jadi satu platform dulu deh. Kalau sebelumnya ribuan karakter tersebar di masing-masing kreator. Sekarang kita satukan jadi satu jagat," ungkapnya.

Tahap penyusunan yang dilakukan Bumilangit pun masih berlangsung dalam hal linimasa. Lalu membaginya ke dalam empat era.

Era Jawara adalah eranya para pendekar di masa kerajaan nusantara. Jagat Jawara memiliki 500 karakter dengan 50 judul komiknya yang telah diterbitkan. Di antaranya ada 'Si Buta Dari Gua Hantu' dan 'Mandala'.

Sedangkan Era Patriot adalah eranya para jagoan. Untuk Jagat Patriot terdiri dari 700 karakter dan 110 judul komiknya, yang telah diterbitkan dan dijual.
Mempopulerkan Kembali Jagoan Lokal Lewat Jagat Bumilangit Foto: Tia Agnes/ detikHOT

Sepanjang sejarahnya komik-komik ini telah terjual lebih dari dua juta eksemplar dan dibaca oleh lebih dari 10 juta orang. Karakter-karakter terkemuka yang termasuk di dalamnya adalah 'Gundala', 'Sri Asih' yakni jagoan pertama Indonesia yang diciptakan tahun 1954. Lalu ada 'Godam', 'Tira', 'Sembrani', dan masih banyak lagi lainnya.

"Karena ada di dua masa yang berbeda, kami berpikir harus ada landasannya lagi. Masa yang lebih awal, jadi dibuatlah Jagat Legenda supaya keduanya bisa dipasang di satu timeline sama," tutur Oyasujiwo.

Setelahnya tim Bumilangit juga berpikir 'ujung' era akan berada di mana, maka dibuatlah era Revolusi. "Dari era Jawara dan era patriot punya awal dan tujuannya ke mana. Setiap karakter ditaruh di karakter pada masanya dan timeline itu melihat konteks sejarah Indonesia," tukasnya.

Simak artikel berikutnya!





Simak Video "Guys! Ini Loh Markas 'Bumilangit'"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com