DetikHot

Spotlight

Nobar di Ruang Balai RW, Cara MES 56 Dekatkan Seni pada Publik

Selasa, 17 Jul 2018 14:31 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Nobar di Ruang Balai RW, Cara MES 56 Dekatkan Seni pada Publik Nobar di Ruang Balai RW, Cara MES 56 Dekatkan Seni pada Publik Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Ruang MES 56 menjadi salah satu tempat alternatif bagi generasi muda yang ingin belajar seni fotografi dan video. Bertumpu pada pengembangan fotografi dan seni kontemporer, kolektif yang berdiri pada 2002 itu punya cara tersendiri untuk mendekatkan diri pada masyarakat.

Salah satunya dengan menggelar acara screening di tengah kampung atau istilah nobar yang kerap disematkan.

"Tadinya screening itu di sini. Dari bioskop mini 10 orang, kita bikin layar tancap di luar, nggak cukup juga karena kurang representatif. Kenapa nggak pakai ruang balai RW salah satunya," tutur salah seorang pendiri MES 56 Wimo Ambala Bayang saat ditemui detikHOT, belum lama ini.


Nobar di Ruang Balai RW, Cara MES 56 Dekatkan Seni pada PublikNobar di Ruang Balai RW, Cara MES 56 Dekatkan Seni pada Publik Foto: Tia Agnes/ detikHOT


Lewat film-film yang dipertontonkan, lanjut Wimo, hal tersebut bisa mendekatkatkan diri maupun mengenalkan bentuk kesenian pada warga. Selain itu, mereka pernah ada program foto keluarga.

"Itu juga dekat dengan mereka, sudah dipraktikkan tapi kan mereka nggak punya kesadaran kalau ini bisa jadi arsip dan bisa dikritisi," lanjutnya lagi.

Tak menggelar screening saja, MES 56 juga membuka ruang pada seniman-seniman yang ingin mengikuti program residensi (berkarya lalu menetap).

"Ada workshop, artist recidency, cafe society yang reguler, dan juga laboratorium sejarah yang adalah program lainnya," pungkas Wimo.

Simak artikel berikutnya.

[Gambas:Instagram]


(tia/tia)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed