Lulusan Fakultas Seni Rupa ITB ini menjelaskan persoalan meme ada dalam beberapa bahasan di mata kuliah jurusan yang dilakoninya di negeri Jerman tersebut.
"Nantinya saya juga belajar gimana meme bisa jadi gerakan untuk berpolitik seperti hastag #2019GantiPresiden, atau mostly gerakan politik lainnya yang banyak bermunculan lantaran meme," ujar Zia ditemui di LIR Space Yogyakarta, belum lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zia Fauziana Telisik Lagi soal Meme hingga ke Jerman Foto: Tia Agnes/ detikHOT |
Atau persoalan media bisa memainkan emosi lewat judul-judulnya yang diusung. "Jadi saya mengeksplorasi lebih indept lagi dan riset lagi. Ke meme-nya juga," tambahnya.
Sejak lulus pada 2014 lalu, Zia konsisten serta aktif berkarya.Dia rajin mengikuti sejumlah pameran.
Di antaranya adalah Jakarta Contemporary Ceramics Biennale ke-3 di Galeri Nasional, Jakarta, pameran 'Gagasan Getok Tular', dan yang terhangat adalah pameran tunggal perdana Zia berjudul 'KIPASANGIN' di Omni Space pada 27 Mei - 10 Juni 2017 yang dikuratori oleh Chabib Duta Hapsoro.
Simak berita selanjutnya.
(tia/dal)












































Zia Fauziana Telisik Lagi soal Meme hingga ke Jerman Foto: Tia Agnes/ detikHOT