DetikHot

spotlight

'Black Panther' Disebut Lebih Futuristik dari Tony Stark

Kamis, 15 Feb 2018 16:24 WIB  ·   Nugraha - detikHOT
Black Panther Disebut Lebih Futuristik dari Tony Stark Foto: Black Panther (imdb)
Jakarta - Di 'Black Panther', perempuan adalah masa depan. Sang superhero memang raja rakyat Wakanda, T'Challa, tapi para pengawal hingga penasihatnya adalah perempuan.

Sama halnya dengan kru di belakang kamera. Desain setting film, negara fiktif Wakanda, kebanyakan berasal dari perancang produksi Hannah Beachler. Perancang kostum juga dipegang oleh Ruth Carter.

"Tantangannya adalah membayangkan bagaimana sesuatu terlihat futuristik di Afrika," kata Beachler seperti dilansir dari Wired. "Apa yang dilakukan orang Afrika yang dianugerahi pemerintahan dan kebudayaan, tanpa adanya penjajahan? Bagaimana budaya mereka menyatu?"

Tentu saja hal-hal seperti ini tak pernah menjadi masa depan yang diimpikan oleh Tony Stark. (Spoiler Alert!)

Kostum Super
'Black Panther' Lebih Futuristik dari Tony StarkFoto: dok Black panther

Sumber kekayaan Wakanda, vibranium logam yang langka, memberi kekuatan segala sesuatu mulai dari senjata hingga pakaian mereka. Kita bisa melihat kilau perak asli di kostum yang dipakai T'Challa. Tapi kita tak mungkin akan melewatkan detail yang lebih halus dalam desain kostumnya.

"Ada pola piramida kecil dari Mali, dalam jarak dekat terlihat kostum itu terkoneksi dengan Afrika," kata Carter.

Bahasa

Orang-orang Wakanda kebanyakan berbahasa Inggris, tapi ada juga bahasa aslinya. Oleh Beachler dikembangkan seperangkat karakter berdasarkan Nigerian pictographs dari abad keempat dan kelima. Itu muncul di rambu-rambu jalan, peralatan pertempuran dan dinding kerajaan T'Challa.

Transportasi

Golden City, jantung Wakanda punya dia bentuk angkutan umum, trem steptown dan sebuah hyperloop. Keduanya, Beachler mengatakan, dibuat untuk memenuhi visi orang-orang tentang kereta masa depan.

Sejak sutradara Ryan Coogler dibesarkan di Oakland, sistem BART merupakan pengaruh terbesarnya. Tentu saja, dengan bantuan vibranium, angkutan itu jauh lebih efisien.

Fungsional
'Black Panther' Lebih Futuristik dari Tony StarkFoto: Black Panther (imdb)

Salah satu tujuan otama Coogler dan 'Black Panther' adalah memastikan semua teknologi memiliki banyak fungsi. Misalnya, kimoyo beads digunakan sebagai perhiasan, tapi juga berfungsi untuk alat komunikasi dan medis.

"Pertanyaan besar yang ingin saya dalami adalah, bikin apa yang Afrika banget?" kata Coogler. "Lalu kami berkata, mari kita membuat manusia, kita buat menjadi sebuah sentuhan".

Kekuatan Udara
'Black Panther' Lebih Futuristik dari Tony StarkFoto: Black Panther (imdb)


Ada tiga pesawat utama di Wakanda: Talon Fighters, seperti jet tempur. Dragon Flyers, helm yang dirancang secara biomimetrik yang terlihat seperti capung dan Royal Talon Fighter, versi T'Challa dari Air Force One.

"Pandangan atas Royal Talon terinspirasi oleh topeng Afrika, dan bagian dalamnya mewah. Ini adalah teknologi, tapi bukan pesawat biasa," kata Beachler.

Arsitektur
'Black Panther' Lebih Futuristik dari Tony StarkFoto: dok Black panther


Pencakar langit dengan kaca yang berkilauan di Golden City berakar pada arsitektur Afrika, seperti bentuk rondavel, rumah tradisional Afrika.

"Kami mulai menggali lebih dalam dan meraih tekstur dari perancah Timbuktu dan piramida Mali," kata Beachler.

Kota ini juga memiliki sebuah distrik bernama Steptown, tempat hipsters mengenakan pakaian 'Afro-Punk feel', begitu kata Beachler.

Warriors

Karena bodyguard pribadi T'Challa, Dora ­Milaje adalah bagian dari Secret Service, bagian 'Navy SEAL', perlengkapan mereka harus bersifat regal dan combat.

Cincin leher melindungi para pejuang dan menandakan pangkat, sementara armor tubuh manik-manik ganda sebagai jimat keluarga yang bisa diberikan prajurit kepada anak perempuan mereka. Carter mendasarkan rancangannya pada beadwork suku Maasai Afrika Timur.

Senjata

Semua teknologi terbaik di Wakanda adalah karya seorang wanita. Adik perempuan T'Challa, Shuri, adalah seorang Kepala Wakandan Design Group.

"Dia seperti Tony Stark atau Elon Musk," kata Coogler.

Tendangannya menggunakan kekuatan vibranium untuk meluncurkan gelombang suara. Tapi ciptaannya yang paling keren mungkin adalah pisau ring berteknologi tinggi, yang ahli digunakan oleh Namin (Lupita Nyong'o).



(nu2/doc)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed