"Secara plot berbeda sih. Karena maksudnya kayak di Hollywood kan banyak yang remake, misalnya Batman. Itu semua kan dibikin berbagai versi," ujarnya kepada detikHOT.
Mengganti plot cerita, Lucky mengaku telah meminta izin kepada sang penulis cerita aslinya. Lucky pun mengatakan dirinya telah mendapat restu dari Eddy D. Iskandar untuk membuat film 'Galih & Ratna' sebagaimana difilmkan kini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendalami ceritanya, sutradara 'Selamat Pagi, Malam' itu pun membaca novel tersebut untuk mendapatkan semangat yang tertulis di dalamnya.
Ia pun mengatakan bahwa dirinya dan penulis naskah mendapat kebebasan untuk menguatkan cerita yang diangkat dalam film 'Galih & Ratna'.
"Novelnya sebenarnya saya membaca sekali untuk mendapatkan spirit-nya. Habis itu saya betul-betul bebas sih. Saya dengan script writer-nya dan juga para produser diskusi selama beberapa bulan untuk menguatkan lagi terutama dua karakter ini," kisahnya. (srs/dar)











































