ADVERTISEMENT

Spotlight

Heri Pemad Disebut Si 'Pengendus Bakat' Seniman

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 08 Jun 2016 15:20 WIB
Foto: agnes/detikhot
Yogyakarta -
Berkecimpung di ranah seni rupa belasan tahun lamanya membuat Heri Pemad hafal dengan seluk beluk kehidupan seniman, galeri, maupun pelaku seni di Yogyakarta. Dirinya pun kerap disebut dengan si 'pengendus bakat' seniman. Mengapa?

Pria yang menimba ilmu seni rupa di ISI Yogyakarta itu mulai merintis manajemen seni bergengsi pasca reformasi. Aktivitasnya sebagai mediator antar pelaku seni serta menjadi tempat keluh kesahnya seniman pun dilakoninya dengan senang hati.

"Fungsi saya jadi macem-macem. Nggak cuma tukang antar undangan, tukang nganter kolektor ke rumah seniman, tapi juga pengendus bakat. Bahkan ada seniman yang cerita mau alih profesi, curhat ke saya, saya ladenin," terang Heri.

Seniman yang dianggap karyanya mumpuni pun diberikan kesempatan oleh Heri untuk pameran di ART|JOG. Bahkan, jika ada seseorang yang ingin mengetahui informasi tentang seniman-seniman di Yogya, dia bisa memberikan informasi. "Mau yang rumahnya di pinggir kali, pinggir sawah. Tinggal kolektor mau-nya, seniman yang gayanya kayak apa. Seniman muda atau established, atau yang sudah uzur juga saya tahu karyanya di mana," lanjut dia lagi.

Heri kembali menerangkan sebelum menyatakan berhenti sebagai seorang mediator, 'pengendus' bakat, maupun tukang antar undangan, dia berpendapat harus segera membangun sebuah pameran seni. Eksibisi yang menampilkan seniman Tanah Air maupun mancanegara dan berbeda dari art fair kebanyakan.
Hingga kini, gelaran ART|JOG sudah berjalan yang ke-sembilan kalinya. Meski tahun ini berpindah dari lokasi sebelumnya yang ada di Taman Budaya Yogyakarta, antusiasme masyarakat tetap tinggi terhadap eksibisi ini.

Mandiri ART|JOG|9 yang dibuka 27 Mei lalu masih berlangsung hingga 27 Juni mendatang!

(tia/mmu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT