Inspirasi di balik cerita sebuah film seringkali datang dari kejadian nyata. Begitu juga alur cerita dalam 'The Forest'. Aokigahara memang benar sebuah hutan yang terhampar di kaki gunung Fuji.
Ia menjadi tempat bagi mereka yang ingin mengakhiri hidupnya. Sebuah tradisi yang diyakini masyarakat Jepang sebagai hal terhormat. Tema itulah yang dikembangkan oleh Jason Zada sang sutradara.
Aokigahara menjadi legenda bagi masyarakat setempat. Di masa krisis ratusan tahun lampau, hutan ini menjadi tempat 'buangan' bagi mereka yang lanjut usia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengetahui bahwa hutan itu menjadi tujuan bagi ratusan orang yang memutuskan untuk bunuh diri, cerita tentang seorang kakak mencari adiknya akan menjadi menarik dengan Aokigahara sebagai latarnya," ujar Jason.
![]() |
Namun syuting langsung di hutan tersebut tak diperbolehkan. Produksi lantas diganti dengan menjadikan hutan di kawasan Serbia sebagai lokasi utama pengganti Aokigahara.
Tantangan yang harus diatasi lainnya yakni bagaimana membuat Natalie Dormer sang bintang utama tampak total memerankan karakter dua saudara kembar. Syuting ini dinilai Jason tak mudah dijalani karena tuntutan peran yang tinggi.
"Adegan berlari, dikejar, begitu diulang-ulang di malam hari cukup sulit. Apalagi Natalie juga harus fokus berperan sebagai saudara kembar. Namun dia berakting bagus sekali, dia adalah calon bintang," tutur Jason.












































