Diwakilkan oleh dua orang terbaiknya, Pete Docter (Wakil Presiden Pixar Animation Studios) dan Ronnie Del Carmen (animator), mereka menggelar sesi edukasi bersama 600 lebih pelajar dan mahasiswa animasi di Auditorium Binus University, Jakarta Barat, Kamis (6/8/2015). Antusiasme para calon animator itu pun terasa sejak awal mendengarkan presentasi Pete dan Ronnie. Sampai ke sesi tanya-jawab, puluhan orang langsung angkat tangan menuntut ditunjuk dan dijawab rasa penasarannya.
"Bagaimana menjadi animator yang baik? Apakah harus mempelajari teknik di komputer atau 3D. Atau justru fokus pada gambar tangan," tanya seorang mahasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Tak Main-main, Pembentukan Karakter Film Animasi 'Inside Out' Libatkan Ahli Kejiwaan
"Kalau kamu sudah bisa menggambar dengan baik, menggambar apapun. Maka menggambar di komputer, mempelajari 3D akan jauh lebih mudah," sambung Pete lagi.
Pertanyaan lainnya menanyakan bagaimana menentukan sebuah karakter animasi. Kali ini giliran Ronnie yang menjawab dengan santai penuh canda tawa.
"Aku menentukannya sesuai yang aku mau. Karena aku mau dia menjadi seperti itu. Kalau kamu tidak mau, tidak suka, ya tidak apa-apa," jawab Ronnie disambut tawa seluruh penonton.
"Itulah hebatnya animasi. Kamu bisa membuat apapun menjadi mungkin. Bentuknya, warnanya, apapun," sambungnya animator yang menjadi teman duet Pete Docter menggarap film animasi terbaru Disney-Pixar, 'Inside Out'.
Berlangsung selama kurang lebih dua jam, sesi bincang-bincang Pixar dan para pelajar animasi di Indonesia itu suskes mengedukasi. Banyak bocoran yang diberikan Pixar kepada calon animator Indonesia, mulai dari proses awal hingga timeline besar sebuah proyek film animasi.
(mif/ich)