Selain dibintangi aktor-aktor cilik, sutradara Hermawan Rianto juga menggunakan gajah kecil sebagai bagian penting dalam filmnya. Secara kedekatan emosional, menurut Hermawan, sosok gajah kecil ini lebih mudah dekat dengan anak-anak.
"Film ini isinya ancaman pada lingkungan dan seisinya. Dalam film tidak menyuguhkan data (tentang terancamnya gajah dari kepunahan) tapi lebih menyentuh emosional anak," katanya kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau disentuh seperti daging betulan," ujarnya.
Melakukan pengambilan gambar di hutan Cagar Alam Halimun dan Gunung Pancar bersama gajah, menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar pemain. "Sebelum syuting kenalan dulu sama gajah, dikenalin sama pawangnya. Dekati gajah dielus, tapi jangan panik nanti diseruduk," kata Gusti Laskar Ferdiansyah yang berperan sebagai Norman.
Β
Beberapa pengalaman seru selama syuting dirasakan Gusti dan pemain lainnya. "Kena kotorannya, kena injak sedikit, kegencet juga," kenangnya seraya tertawa.
Selama syuting, tim produksi menyiapkan empat pawang dan dua dokter hewan. "Kita tak bergerak tanpa petunjuk pawang. Kalau kita mau syuting, kita minta pertimbangan pawang," lanjut Hermawan.
(ich/ron)











































