Cerita Shalvynne Chang saat Mengejar Mimpi Jadi Model Iklan Kecantikan

Spotlight

Cerita Shalvynne Chang saat Mengejar Mimpi Jadi Model Iklan Kecantikan

Adhie Ichsan - detikHot
Kamis, 09 Jan 2014 10:57 WIB
Cerita Shalvynne Chang saat Mengejar Mimpi Jadi Model Iklan Kecantikan
Jakarta -

Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, Berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya. Itulah potongan lirik lagu Nidji yang sempat menjadi soundtrack film 'Laskar Pelangi.' Shalvynne Chang yang memerankan karakter Aling dewasa, sepakat dengan lirik tersebut.

Banyak mimpi yang dipendam Shalvynne sejak dulu, dan beberapa diantaranya sudah berhasil ia gapai. Selain berhasil menyelesaikan sarjana di bidang bisnis pada usia 19 tahun, Shalvynne juga mendapatkan kesempatan berkarier di bidang yang ia inginkan.

"Waktu itu aku inget banget mimpi aku itu pengen membintangi salah satu produk kecantikan," ucap Shalvynne saat berbincang dengan detikHOT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shalvynne yang memendam impiannya sejak masih remaja, terpesona dengan bintang produk kecantikan yang ia inginkan. "Waktu itu lihat, duh mereka cantik banget. Nggak berlebihan tapi inner beauty-nya kuat. Natural banget," ucapnya mengenang dengan senyum tersungging.

Usai menyelesaikan studinya di Australia pada pertengahan 2010, Shalvynne mulai mengejar mimpinya langsung. Sebelumnya, ia sudah berusaha untuk tidak membintangi produk kecanitakan lain.

"Karena mimpi aku di satu produk ini, aku nggak mau ambil casting beauty product lain. Akhirnya aku beneran kesampaian dapat panggilan," ucap dara kelahiran Jakarta, Indonesia, 11 Agustus 1990.

Tetapi, panggilan casting untuk Shalvynne datang di saat yang tidak tepat. Saat itu ia masih terlibat produksi film 'Berlian Si Etty.' Impiannya yang sudah di depan mata, harus ia relakan demi komitmen.

"Wah cukup sedih waktu itu, tapi setelah syuting selesai ternyata mereka juga belum dapat talent-nya, akhirnya ditawarin lagi," lanjut Shalvynne ceria.

Tapi, dalam mengejar mimpi memang banyak rintangan. Selesai syuting, kulit wajah Shalvynne sempat iritasi karena kosmetik yang digunakan ketika syuting film.

"Untungnya sudah dalam tahap penyembuhan. Aku sempat ragu, masa dalam kondisi kayak gini? Akhirnya aku tetap coba ikut," kenangnya.

Dengan tekad yang bulat, Shalvynne juga sudah menyiapkan mental. Yang penting, ia sudah mengerahkan semua usaha dan tak takut untuk mencoba. Ia tak mau melewatkan kesempatan yang datang di kali kedua, karena jarang ada kesempatan ketiga.

"Siang-siang aku casting, besoknya langsung syuting. Itu mimpi terjadi cepat banget," lanjutnya antusias.

Berkaca dari perjalanan Ikal dan Arai di tetralogi 'Laskar Pelangi', Shalvynne mengambil dua pelajaran hidup yang berkaitan dengan mimpi.

"Pertama bagaimana manusia itu diuji ketika dia belum mendapatkan apa-apa, jadi 'Laskar Pelangi' pertama dan kedua lebih menguji Ikal dimana dia belum mencapai mimpi-mimpinya dia. Hal kedua adalah ketika kita sudah mencapai mimpi kita, apa yang kita harus lakukan? Bagaimana menyikapinya," ucap aktris yang juga membintangi film 'Bila' itu.

Ketika satu mimpi sudah diraih, muncul mimpi-mimpi lain yang harus digapai Shalvynne. Ia harus meninggalkan kegiatannya di bidang entertainment dan membantu bisnis orangtua dengan memanfaatkan pendidikan yang sudah ditempuh.

(ich/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads