"Tiga hal yag jadi fokus kita. Manajemen kepanitiaan dibereskan, publikasi ditingkatkan lebih responsif, dan mutu penjurian," ujar Ketua Pelaksana FFI 2011, Abduh Aziz kepada detikhot, Rabu (12/10/2011).
Abduh tak memungkiri, penyelenggaraan Festival Film Indonesia masih butuh banyak perbaikan dari segala aspek. Ia juga mengharapkan keterlibatan dari semua insan perfilman agar mendukung festival tersebut sehingga bisa terselenggara dengan lebih baik ke depannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menjamin ada acuan penilaian yang lebih bisa dipertanggungjawabkan," tuturnya.
Panitia Penyelenggara FFI 2011 sendiri dibentuk untuk mengisi kekosongan karena Badan Perfilman Indonesia (BPI) yang bertugas menggantikan Komite Kerja Festival Film Indonesia (KKFFI) sebagai penyelenggara FFI mulai tahun ini masih dalam proses pembentukan. BPI akan menjadi penyelenggara FFI di tahun-tahun selanjutnya.
Perubahan lain yang diberlakukan di FFI 2011 adalah adanya Kompetisi Film Televisi untuk kategori film cerita lepas untuk memperebutkan Piala Vidia. Tradisi penganugerahan Piala Citra untuk Penulis Cerita Asli Terbaik yang pernah ada dalam FFI 1982-1991 juga akan kembali dihadirkan.
Saat ini proses pendaftaran film untuk FFI 2011 masih dibuka hingga 17 Oktober mendatang. Rencananya, pengumuman nominasi akan dilakukan pada 10 November mendatang. Sementara Malam Anugerah Piala Vidia akan dilakukan pada 26 November 2011, dan Malam Anugerah Piala Citra pada 10 Desember 2011.
(ich/nu2)











































