"Saya membuat film ini tidak untuk kampanye apapun, kecuali kampanye tentang ideologi Islam yang toleran, modern, sebatas itu. Jadi tidak masuk dalam ideologi partai tertentu, pejabat tertentu," ujar Hanung saat ditemui di Studio XXI Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2010).
Hanung mengaku tidak menyelipkan pesan politik tertentu di film biopik tokoh KH Ahmad Dahlan itu. Lewat 'Sang Pencerah', ia hanya ingin menyampaikan kalau Islam merupakan agama yang memiliki toleransi tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutradara yang sebelumnya sukses lewat 'Ayat-Ayat Cinta' itu pun tidak menyangka 'Sang Pencerah' mendapat sambutan yang positif dari masyarakat. Awalnya, ia sempat pesimis film yang dibintangi Lukman Sardi tersebut bisa laku.
"Terbukti film-film sejarah seperti 'Gie', 'Cut Nyak Dien' kurang disukai. Makanya dengan respon seperti ini buat saya luar biasa, apalagi dengan hadirnya pejabat dan tokoh politik, buat saya itu luar biasa," ucap suami Zaskia Adya Mecca itu. (hkm/ddn)











































