Menurut Hanny Saputra, sutradara 'The Real Pocong' dengan menggunakan embel-embel pocong bisa menarik minat masyarakat untuk menonton film tersebut. Apalagi perusahaan tempat ia bernaung sudah diidentikan dengan mahluk yang terbungkus kain kafan tersebut.
"Judul-judul Pocong bisa membuat dampak laku pada sebuah film horor. Kebetulan Sinemart punya trademark Pocong," ujar Hanny saat dihubungi detihot lewat telepon genggamnya, Senin (16/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Hanny menekankan 'The Real Pocong' akan berbeda dengan film horor lainnya. Film yang dibintangi Nabilla Syakieb dan Ashraf Sinclair lebih menyuguhkan cerita daripada adegan-adegan yang mengagetkan.
"Ini bukan film yang cenderung menimbulkan sensasi kaget, ada jalan ceritanya. Lebih ke manusianya," pungkasnya.
'The Real Pocong' segera bergentayangan di bioskop mulai 5 Maret mendatang. Sementara 'Sumpah (Ini) Pocong' akan lebih dulu beredar dengan jajaran bintangnya seperti Julia Perez, Jarwo Kwat, Aming dan Trio Macan. (hkm/kee)











































