"Lembaga sensor sudah tidak relevan atau tidak lagi efektif. Lembaga sensor kerjaannya hanya memotong film saja," ujar sutradara Joko Anwar, saat ditemui detikhot di press screening film terbarunya 'Pintu Terlarang' di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Kamis (15/1/2009) malam.
Sutradara film 'Janji Joni' itu menuturkan fungsi LSF tidak lagi bisa membendung arus pornografi dan pornoaksi. Joko melihat masih banyaknya peredaran VCD porno sebagai salah satu kegagalan LSF.
"Gimana tuh dengan You Tube dan VCD porno yang dijual di pinggir-pinggir jalan?" imbuhnya.
Joko menyarankan agar film-film yang beredar resmi tidak menjalani proses sensor. Melainkan dengan pemberian rating kelompok umur. Dengan pemberian rating kelompok umur dan pengawasan yang ketat oleh bisokop, Joko yakin kalau akibat negatif pornografi bisa dikurangi. (fjr/eny)











































