'AAC' dan 'Laskar Pelangi' Booming, 'Lastri' Tersendat

Kaleidoskop 2008

'AAC' dan 'Laskar Pelangi' Booming, 'Lastri' Tersendat

- detikHot
Selasa, 30 Des 2008 11:54 WIB
AAC dan Laskar Pelangi Booming, Lastri Tersendat
Jakarta - Puluhan judul film nasional sudah diputar di bioskop tanah air pada 2008 ini, mulai dari film drama hingga komedi dewasa. Namun di antara puluhan film itu terdapat dua judul film yang paling berjaya di pasaran.

Dua judul film itu adalah 'Ayat-ayat Cinta' dan 'Laskar Pelangi'. Secara kebetulan dua film itu sama-sama diadaptasi dari novel yang sedang populer di masyarakat. 'Ayat-ayat Cinta' mengangkat kisah cinta yang diwarnai dengan nuansa religi. Sementara 'Laskar Pelangi' menampilkan potret perjuangan anak manusia untuk bisa mendapatkan pendidikan.

'Ayat-ayat Cinta' diadaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy. Film yang mengambil setting Mesir itu dibintangi oleh Fedi Nuril, Rianti Cartwright dan Carissa Putri. Kesuksesan film yang rilis pada 28 Februari 2008 itu pun memunculkan tren baru perfilman tanah air. Film cinta dengan tema religi pun mulai menjamur di pasaran. Di antara film tersebut bahkan memberikan embel-embel 'Cinta' di judulnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirilis pada 25 September 2008, kisah ibu Muslimah dan anak didiknya yang tampil dalam 'Laskar Pelangi' juga meraih sukses yang gemilang tahun ini. Film yang diadaptasi dari novel karya Andrea Hirata itu pun ditonton lebih dari 4 juta orang. Angka tersebut melampau jumlah penonton 'Ayat-ayat Cinta' yaitu 3,5 juta. Bahkan Presiden SBY menganjurkan supaya masyarakat ikut menyaksikan 'Laskar Pelangi'.

Selain 'Ayat-ayat Cinta' dan 'Laskar Pelangi', terdapat film lain yang mencuri perhatian masyarakat. Salah satunya, 'Fiksi' yang dibesut sutradara perempuan Mouly Surya. 'Fiksi' sukses dinobatkan sebagai film terbaik di FFI 2008 yang diadakan di Bandung pada 13 Desember 2008. 'Fiksi' juga mengantarkan Mouly sebagai sutradara terbaik di festival itu. Tak hanya berjaya di dalam negeri, film yang naskahnya ditulis oleh Joko Anwar itu menjadi Official Selection di Festival Film International Pusan, Korea.

Film lain yang juga berjaya di kancah internasional yaitu 'Under The Tree' yang disutradarai oleh Garin Nugroho. Meskipun belum dirilis secara nasional, 'Under The Tree' sudah berkiprah di beberapa festival film di Eropa. Salah satunya di BFI London Festival ke 52 di Inggris pada Oktober lalu. 'Under The Tree' dibintangi oleh Nadia Saphira, Ayu Laksmi dan Marcella Zalianty yang kini menjadi tersangka kasus penganiayaan beberapa waktu lalu.

Sebelum menjadi tersangka di kasus penganiayaan itu Marcella juga sempat membuat heboh dunia perfilman nasional. Film 'Lastri' yang ia produseri mendapat kecaman dari beberapa ormas. Film yang juga disutaradarai oleh Eros Djarot itu dianggap menyebarkan ajaran komunis. Proses produksi 'Lastri' pun banyak menemui hambatan. Hingga saat ini 'Lastri' semakin terombang ambing menunggu bintang utama dan produsernya bebas dari kasus penganiayaan itu.

Tahun ini, film horor juga masih menjadi salah satu produk yang diminati masyarakat. Ada satu hal menarik yang terjadi di dunia film horor, yaitu kembalinya si ratu film horor Suzanna. Sempat lama absen dari dunia akting, Suzanna tampil bersama Cliff Sangra suaminya di 'Hantu Ambulance'. Namun sayangnya, film itu menjadi penampilan terakhir Suzanna. Suzanna meninggal pada 15 Oktober 2008 lalu.

Film komedi dewasa yang dulu sempat dipopulerkan oleh Wakop DKI juga menjadi tren lagi tahun ini. Film-film itu hadir dengan judul-judul yang nyeleneh seperti 'Tulalit', 'Mas Suka Masukin Aja' atau 'Mau Lagi'. Dengan menampilkan aksi-aksi perempuan seksi, film tersebut kabarnya bertujuan untuk memberikan edukasi seks kepada masyarakat. (hkm/eny)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads