Sosok vampire modern yang karismatik dikenalkan oleh penulis John Polidori lewat bukunya 'The Vampyre' yang terbit pada 1819. Vampire semakin terkenal ketika Bram Stokers menampilkan tokoh Count Dracula lewat novel 'Dracula' yang dirilis pada 1897. Novel itu kemudian diangkat ke layar lebar oleh sutaradara legendaris Francis Ford Coppola pada 1992. Sebelum 'Dracula' versi Coppola, sudah ada film-film lain yang mengadaptasi novel itu.
Masuk ke era 90-an, sosok vampire tampil semakin variatif di layar lebar. Mereka tidak lagi harus menjadi sosok jahat dengan wajah mengerikan. Di 'Underworld', Kate Beckinsale berperan sebagai vampire cantik bernama Selene. Namun Selene yang tampil seksi dengan baju kulit ketat berwarna hitam itu masih agak tradisional, ia masih bereaksi dengan matahari. Namun sayang di sekuel terbaru 'Underworld: Rise of the Lycan', Kate Beckinsale tidak lagi muncul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film teranyar yang menampilkan varian baru vampire yaitu 'Twilight'. Di 'Twilight' vampire-vampire itu muncul tanpa taring dan tidak lagi meminum darah manusia. Mereka menyebut dirinya sebagai vegetarian alias minum darah hewan saja. Jika kulit vampire lain akan terbakar bila tersengat matahari, kulit vampire di 'Twilight' malah berkilauan bak permata jika terkena matahari.
'Twilight' diadaptasi dari novel bestseller karya Stephenie Meyer. Setelah 'Twilight', Stephenie merilis kelanjutannya yaitu, 'New Moon', 'Eclipse' dan 'Breaking Dawn'. Film yang dirilis pada 3 Desember 2008 lalu itu diperankan oleh Kristen Stewart dan Robert Pattinson. 'Twilight' lebih mengedepankan kisah cinta seorang vampire dengan perempuan biasa. Jadi Anda jangan berharap bisa menemui aksi kekerasan seperti di 'Underworld' atau 'Blade' di film yang dibesut oleh sutradara Catherine Hardwicke itu. (hkm/hkm)











































