"Kita sempat terhambat, tapi sekarang sudah clear," kata Erros Djarot selaku sutradara tkepada detikhot, Rabu (12/11/2008).
Menurut Erros, 'Lastri' yang mengangkat kisah cinta itu memang mengambil waktu pada masa Partai Komunis Indonesia (PKI) masih ada. Namun tidak ada unsur-unsur politik dalam film yang juga diproduseri Marcella ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erros juga meminta petugas tidak melakukan pelarangan terhadap kegiatan syuting sebuah film. "Kan ada badan sensor film, jadi biar mereka yang menentukan," kata sutradara film legendaris 'Tjut Nyak Dien' itu.
(nal/yla)











































