Sempat Hamil, eks Tunangan Dipaksa Aborsi oleh Charlie Sheen

Sempat Hamil, eks Tunangan Dipaksa Aborsi oleh Charlie Sheen

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Jumat, 04 Des 2015 10:18 WIB
Sempat Hamil, eks Tunangan Dipaksa Aborsi oleh Charlie Sheen
Foto: Andrew Burton
Jakarta - Brett Rossi dan Charlie Sheen pernah menjalin hubungan serius selama satu tahun. Bahkan kala itu, mantan bintang porno tersebut sempat mengandung.

Brett melayangkan tuntutannya kepada Charlie karena dianggap tak jujur mengenai penyakit HIV yang dideritanya saat masih pacaran 2013 lalu. Tak hanya itu, bintang 'Two and A Half Men' tersebut juga dituding melakukan kekerasan hingga mengancam akan membunuh.

Namun isi dokumen pengadilan yang dilayangkan Brett pada Kamis (3/12) ke pengadilan Los Angeles tersebut berisi lebih dari itu. Ia mengungkap lebih jauh soal hubungan keduanya selama satu tahun menjalin asmara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Brett pertama kali bertemu dengan Charlie pada November 2013 dan berhubungan intim demi uang sebesar US $10 ribu (Rp 138,3 juta). Setelah pertemuan tersebut keduanya kemudian saling jatuh cinta dan memutuskan untuk bertunangan.

Namun pada 2014, Brett menemukan sejumlah obat-obatan yang biasa dikonsumsi oleh para pengidap HIV. Kala itu, ia mengaku kecewa namun tetap setuju untuk tetap berada di samping Charlie.

Baca juga: Ketika Pangeran Harry Bernostalgia dengan Foto Putri Diana

Hingga pada Maret di tahun yang sama, Brett mengungkapkan kehamilannya pada Charlie. Kala itu, sang aktor marah dan memintanya untuk menggugurkan kandungan.

"Mr. Sheen tak mau darahnya (yang sudah positif HIV) mengalir pada tubuh anaknya. Ketika penggugat menolak untuk aborsi, Mr. Sheen murka dan mengancam akan menendang Brett ke pinggir jalan jika tak melakukan aborsi. Mr. Sheen tak mau melahirkan anak retardasi mental," bunyi kutipan dari dokumen pengadilan, dilansir dari People, Jumat (4/12/2015).

Pada akhirnya, Brett memilih untuk mengabulkan permintaan Charlie karena dibutakan oleh cinta. Namun segalanya berubah ketika aktor berusia 50 tahun itu memutuskan untuk membatalkan pertunangan melalui SMS. Kala itu, Brett mengaku hampir bunuh diri karena stres.

"Sekarang penggugat menyadari kalau Mr. Sheen sama sekali tak punya niat untuk menikahinya. Sebaliknya, tipu muslihat tersebut dilakukan untuk membuat penggugat jatuh cinta, meyakinkan kalau mereka akan bersama selamanya, namun sebagai balasannya, ia membuat penggugat setuju untuk melakukan hubungan seks walaupun tahu keadaannya yang mengidap HIV," tutupnya.

Charlie Sheen sudah mengetahui dirinya mengidap HIV sejak empat tahun lalu. Hingga kini, sang aktor terus rajin melakukan pengobatan. (dal/dal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads