Ketika berada di Jepang, Irfan diakui Jennifer kerap menemui kesulitan gara-gara tato di tubuhnya. Menurut ibu Kiyomi dan Kenji itu, tato merupakan hal yang tabu bagi masyarakat Jepang pada umumnya.
"Tato dia banyak banget, saking banyaknya, di Jepang dia dikiran bukan pesepakbola tapi mafia," kisahnya sambil tertawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka antara takut tapi penasaran sama tatonya. Ada yang ngelus-ngelus lengannya Irfan juga," ujarnya.
Jennifer sendiri mempunyai dua tato di bagian punggung dan leher. Di punggung ia memilih gambar berlambang "endless love". Sementara nama Kiyomi tertera di lehernya.
"Pengen nambah sih. Satu lagi aja, belum ada ukiran nama Kenji, itu tato yang mau aku tambahin," katanya.
(nu2/wes)











































