"Aku sangat frustasi, frustasi, frustasi. Tak bisa diekspresikan dengan kata-kata. Apa yang harus aku lakukan. Ekspresi seperti apa yang harus aku tunjukkan ke semua orang. Aku merasa ingin turun dari stage. Untuk pertama kalinya, aku berpikir aku mau berhenti," tutur member 16 tahun itu melalui akun Google+nya, Minggu (7/6/2015).
Pengumuman hasil akhir pemilu AKB48 disampaikan di Fukuoka Yahoo! Auctions Dome, Jepang, Sabtu (6/6). Member dari urutan 80 hingga 1 dipanggil satu persatu. Namun nama Ryoka tak juga kunjung disebut hingga acara selesai.
"Aku terus berpikir negatif. Tapi karena aku tahu itu buruk, aku putuskan berhenti melakukannya. Karena tak ada yang terjadi dengan melakukan hal itu. Lalu aku merasa justru ini kesempatan yang bagus untuk berkaca apa yang kurang dari diriku," ujar Ryoka.
Tahun 2014 lalu Ryoka berada di urutan 80. Saat pengumuman hasil sementara 20 Mei 2015, Ryoka masuk urutan ke 71. Setelah sebulan dilakukan voting, namanya justru terlempar dan tak masuk 80 besar.
"Terima kasih banyak untuk komentarnya kemarin (di Google+), aku membaca semuanya. Saat ini aku memiliki energi 100 kali lebih banyak, aku merasa lebih termotivasi 100 kali dari sebelumnya," ungkap wakil kapten itu, Senin (8/6/2015).
'Pemilu' digelar untuk memilih member yang berhak membawakan single terbaru AKB48 yang akan dirilis Agustus 2015 mendatang. Sebanyak 272 member mengikuti pemilu (sounsenkyo) tahun ini.
(rna/wes)











































