Break-Up: Tinggal Serumah, Cinta Saja Tak Cukup
Rabu, 23 Agu 2006 13:27 WIB
Jakarta - Cinta saja tak cukup untuk membuat dua manusia dapat bertahan hidup satu atap. Beda kebiasaan dan beda selera, bisa jadi perang dunia. Brooke (Jennifer Aniston) dan Gary (Vince Vaughn). Di awal film dikisahkan awal pertemuan mereka secara singkat. Puluhan rekaman berbagai momen istimewa mengajak penonton ikut merasakan bagaimana berbunga-bunganya mereka berdua. Mereka saling jatuh cinta. Saling tergila-gila!Mulusnya perjalanan cinta Brooke dan Gary yang telah tinggal bersama terganggu kerikil-kerikil perbedaan. Brooke yang bekerja di sebuah galeri seni sangat mengagung-agungkan estetika. Sedang Gary, ia bahkan tak peduli dengan kerapihan. Suatu malam, pertengkaran hebat terjadi. Pemicunya sepele. Gara-gara Gary enggan membantu membersihkan piring kotor. Perang mulut terjadi. Tak hanya soal piring kotor yang dibahas, tapi hal-hal lain yang selama ini hanya ditumpuk dalam hati. Mulai dari kekesalan Brooke karena Gary hanya membawakan 3 dari 12 buah lemon yang dipesan, tak mau menemani menonton pertunjukan balet, sampai Gary yang dongkol lantaran kerap diomeli Brooke soal urusan baju kotor. Nada suara kian meninggi. Cinta tak mampu membuat Brooke atau Gary menahan diri. Mereka tak ada yang mau mengalah. Pertengkaran akhirnya berhenti saat Brooke mengatakan dirinya sudah letih. Bukan secara fisik, tapi perasaan. Kata putus pun terucap. Kondominium yang ditempati bersama pun diputuskan untuk dijual. Selama kondominium masih dalam status "ditawarkan", hari-hari Brooke dan Gary diisi agenda saling menyakiti hati satu sama lain. Brooke ingin membuat Gary cemburu dengan mengencani beberapa pria. Gary juga tak mau kalah. Ia menggelar pesta yang dihadiri perempuan-perempuan seksi. Sampai tiba saatnya, kondominium resmi terjual. Dalam waktu dua minggu, mereka harus meninggalkan tempat tersebut. Tempat yang penuh memori, penuh kisah manis. Brooke dan Gary akhirnya sama-sama menyadari kalau mereka masih mencintai satu sama lain. Di suatu malam, Gary mempersiapkan makan malam kejutan. Ia menghias meja dengan sangat cantik.Brooke tersentuh. Terlebih saat Gary mengajak Brooke untuk kembali merajut pita-pita cinta yang sempat terputus. Akankah Brooke menerima ajakan Gary? (ine/)











































