D'girlz Begins: Kirain Charlie's Angels, Nggak Tahunya...
Rabu, 26 Apr 2006 15:16 WIB
Jakarta - 'D'girlz Begins' berkisah soal seorang polisi wanita, Alexa, yang ditugaskan untuk menyamar jadi mahasiswi di Institut Kesenian Indonesia. Ia harus menyamar menjadi polisi untuk mendekati anak peracik narkoba, Aris Ristanto, yang bernama Cassandra atau akrab disapa Cassy.Aris menjadi incaran polisi karena ia kunci untuk membekuk gembong narkoba Ricardo Monte Carlo. Cassy dianggap polisi tahu keberadaan Aris yang tengah bersembunyi.Ditengah penyamarannya menjadi mahasiswi, Alexa bukan hanya berteman dengan Cassy. Ia juga menjalin persahabatan dengan dua cewek lainnya, Amanda dan Nicky. Ketiganya akhirnya membentuk gank yang dinamai D'girlz.'D'girlz Begins' merupakan debut penyutradaraan Tengku Firmansyah. Saat diwawancara beberapa waktu lalu, untuk menjadi sutradara Tengku mengaku tak belajar secara khusus. Cukup dari pengalamannya menjadi aktor dan melihat bagaimana para sutradara bekerja saat menggarap sinetron yang ia bintangi.Sejak awal, tak sedikit orang yang meragukan kemampuan penyutradaraan Tengku (kecuali pihak Softex tentunya yang mendanai film ini). Keraguan tersebut akhirnya terbukti karena D'girlz Begins tak mampu memuaskan penontonnya.Dari segi cerita banyak sekali hal tak logis masuk di dalam film. Hal tak logis pertama misalnya, soal penggambaran sosok kapten polisi wanita yang jadi pimpinan Alexa. Si kapten ini tampil modis, dengan rambut panjang a la salon. Rambut panjangannya seperti dikeriting bagian bawahnya.Seperti diketahui, di Indonesia ini polisi wanita meski berpangkat kapten pun pasti berambut pendek. Rambut panjang dengan bentuk keriting bagian bawah, rasanya tak mungkin bukan?Hal tak logis lain muncul saat adegan penculikan Cassy oleh anak buah Ricardo. Dikisahkan Cassy sedang bersantai di pinggir kolam renang apartemen yang ditempatinya. Sedangkan Alexa yang sengaja tinggal satu apartemen dengan Cassy ada di kamarnya.Syahdan, dua orang penculik berpakaian hitam membekap mulut Cassy. Entah dari mana, seorang cowok ganteng bernama Randy datang menyelamatkan Cassy. Randy ini sebelumnya baru saja mengobrol dengan Alexa.Penculikan gagal terjadi karena seorang cowok lain meletuskan pistol ke arah penculik. Mendegar suara pistol meletus, Alexa pun datang ke arah apartemen.Apa anehnya kisah di atas? Kalau dicermati, suara pistol meletus tentu akan menarik perhatian satu apartemen. Tapi kenapa yang datang ke lokasi kejadian hanya Alexa seorang. Tidak adakah satpam atau penghuni lain di apartemen itu? Puncak ketidaklogisan kisah 'D'girlz Begins' ada di bagian menjelang akhir film. Setelah Cassy diculik, Alexa bersama seorang rekan polisinya datang ke markas Ricardo. Sebagai bentuk solidaritas, dua D'girlz lainnya, Amanda dan Nicky ngotot ikut Alexa.Cerita pada adegan di atas sangat tak logis karena untuk menggerebek markas gembong narkoba yang notabene punya pengawal banyak dan berpistol, Alexa hanya datang dengan seorang rekannya dan dua orang D'girlz. Di markas si gembong, dua orang D'girlz itu pun tak banyak membantu. Hanya mengandalkan Alexa dan si rekan, Roberto Monte Carlo sukses dibekuk. Hebat sekali Alexa ini ya.Saat berbincang dengan detikhot Januari lalu, Tengku sempat berujar ia ingin filmnya memiliki ciri khas. Apa itu? Yaitu dengan kemunculan dirinya sendiri di film."Gue mau kayak Alfred Hitchcock yang selalu muncul di filmnya," ucap Tengku.Sebagai sutradara, Alfred Hitchcock memang selalu muncul dalam film karyanya. Tapi ia hanya muncul di awal film. Bagaimana dengan Tengku?Suami Cindy Fatikasari ini memang mengikuti Hitchcock. Namun jika Hitchcock hanya muncul di awal, Tengku justru ada di hampir seluruh adegan. Ia berperan sebagai Sam Sunyi. Namanya saja Sunyi, dialog pun jarang diucapkan Tengku.Ketidaklogisan dalam sebuah film, seringkali dianggap sebagai suatu hal yang wajar. Namanya juga film, siapapun boleh berfantasi di sana. Tapi kalau ketidaklogisan itu terlalu berlebihan, rasanya akan mengganggu. (eny/)










































