Just Like Heaven: Arwah Gentayangan Putri Tidur

Just Like Heaven: Arwah Gentayangan Putri Tidur

- detikHot
Rabu, 30 Nov 2005 14:21 WIB
Just Like Heaven: Arwah Gentayangan Putri Tidur
Jakarta - Digarap Mark Waters yang sukses menyutradarai 'Mean Girls' dan 'Freaky Friday', 'Just Like Heaven' lebih terasa jiwa mudanya ketimbang sebagai tontonan dewasa. Peter Tolan dan Leslie Dixon yang menulis skenarionya cukup baik mengartikan cerita yang disadur dari novel 'If Only It Were True' karya pengarang Prancis, Marc Levy.Awal cerita 'dongeng Putri Tidur' memperlihatkan dedikasi Elizabeth Masterson (Reese Witherspoon) sebagai seorang dokter. Saking mengabdinya, wanita lajang itu sampai lupa untuk membina hubungan asmara.Seperti di film kebanyakan yang menceritakan kehidupan wanita lajang, kakak perempuan Elizabeth yang sudah berkeluarga sibuk menjodohkan adiknya itu. Namun usahanya tak selalu berhasil. Hingga suatu hari...Setelah 26 jam di rumah sakit, Elizabeth diperintahkan untuk pulang. Kebetulan hari itu ia memiliki janji untuk bertemu pria yang dijodohkan kakaknya. Naas, dalam perjalanan pulang mobil yang dikendarainya hancur tertabrak truk gandeng.Cerita pun loncat ke tiga bulan ke depan. Seorang arsitek depresi, David Abbott (Mark Ruffalo), bertemu dengan Elizabeth di apartemen yang baru dihuninya. Bukan kebetulan apartemen itu sebelumnya dihuni Elizabeth.Dalam keadaan stres akibat ditinggalkan istrinya, David merasakan halusinasi akan Elizabeth yang tiba-tiba muncul dan menghilang. Sampai akhirnya ia menyadari bahwa wanita yang ditemuinya itu hanyalah arwah dan tugas David untuk memulangkan arwah gentayangan tersebut.Selanjutnya jalan cerita cukup mudah ditebak. Dari seringnya bertemu, ada rasa yang tumbuh di antara mereka. David pun makin giat mencari tahu jati diri wanita yang dipanggilnya 'Lizzie' tersebut.Sebagai tontonan ringan, drama komedi romantis ini cukup menghibur. Walau jalan hidup Elizabeth tertutup misteri, penonton tidak perlu pusing menerka-nerka. Soalnya, jalan cerita dengan adegan yang memancing senyum mampu membius untuk tidak melakukan 'olahraga' otak.Sayangnya, kisah cinta Elizabeth dan David berakhir jayus. Fantasi dongeng membangkitkan si Putri Tidur menjadi penuntup yang membuat penonton haru, tapi sekaligus il-feel. (ana/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads