Alexandria: Ujian Cinta Segitiga

- detikHot
Jumat, 25 Nov 2005 15:11 WIB
Jakarta - "Hai, aku Alex," begitu Alexandra kecil memperkenalkan namanya pada Bagas Gunawan kecil. "Namaku sebenarnya Alexandra. Nama kamu siapa?" Dari perkenalan itu, benih persahabatan mulai tumbuh di antara mereka hingga usia remaja.Seiring waktu, cinta tumbuh di hati dua insan berlainan jenis itu. Hanya saja, Bagas tak pernah berhasil mengungkapkan rasa yang dimilikinya pada Alexandra. Alexandra yang hobi memotret hanya mengabadikan rasanya pada Bagas dalam bentuk foto-foto indah. Begitu juga Bagas mengabadikan cintanya pada Alexandra dalam bentuk sketsa.Namun kedekatan tanpa kata cinta tak cukup membuat Alexandra menanti Bagas yang menghabiskan S1-nya di Australia. Ia menerima cinta Rafi, sahabat Bagas, mantan playboy dan pemadat.Jalan cerita di film produksi Rexinema ini sudah bisa ditebak. Bagas kecewa, lalu melancarkan aksi tipu muslihat. Segala upaya digunakannya untuk mendapatkan kembali cinta Alexandra. Dan seterusnya, sebaiknya saksikan sendiri.Selama duduk di kursi bioskop, tak ada riak dari kisah cinta Bagas, Alexandra dan Rafi. Datar dan cenderung membosankan. Hingga menit ke 110 yang menutup kisah cinta mereka, ya masih begitu-begitu saja.Soal detil gambar, rasanya tak perlu dibahas. Seperti kebanyakan film Indonesia yang lupa detil, penggambaran perbedaan masa lalu dan masa sekarang nyaris tak ada. Namun selama tak mengganggu jalan cerita, hal itu tak terlalu mengganggu.Dari ketiga pemeran utama, Marcel Chandrawinata (Bagas), Fachry Albar (Rafi) dan Julie Estelle (Alexandria), hanya Julie yang terlihat natural memerankan Alexandra. Sementara Marcel dan Rafi, ya, mungkin memang kesehariannya seperti itu. Akting Fachri Albar belum beranjak dari gaya 'Malin Kundang' sementara Marcel juga masih seperti Alde di 'Catatan Akhir Sekolah'.Ody Harahap sang sutradara cukup baik menyampaikan tips cinta cerita karya Salman Aristo dan Erwin Arnada di akhir film ini. Berlatarkan pemandangan kota Alexandria, Mesir, Alexandra mengucap pesan pada Bagas. "Jika memang mencintai seseorang, jangan biarkan orang tersebut merasakan sakit karena menunggu. Beranilah mengungkapkan perasaanmu pada Alexandra lainnya."

(ana/)