detikHot

premiere

'Swing Kids', Menari untuk Menutupi Luka

Rabu, 16 Jan 2019 14:13 WIB Candra Aditya - detikHot
Foto: Swing Kids (imdb) Foto: Swing Kids (imdb)
Jakarta - 1951 dan kita berada di prison camp di Geoje Korea Utara. Satu negara yang sedang diambang perpisahan. Korea Utara berjuang dengan ideologinya sendiri dan Korea Selatan yang mencoba untuk berkembang menjadi sesuatu yang lain. Seperti halnya perang-perang yang lain, suasananya tidak menyenangkan. Suami istri, anak orang tua, saudara-saudara semuanya terpisahkan.

Yang membedakan prison camp ini dengan yang lain adalah usaha atasan untuk membuat suasana prison camp menjadi agak sedikit meriah. Jackson (Jared Grimes) kemudian diutus untuk membuat satu grup yang nantinya akan menghibur para tahanan dan terutama para atasan. Agar ketika wartawan meliput mereka bisa melihat bahwa tentara Amerika sangat manusiawi.

Bagi Jackson, tap dance adalah sejumput tali yang mengingatkannya akan rumah. Tap dance adalah harapan yang terus membuatnya hidup. Bahwa suatu hari nanti, perang akan usai dan dia bisa menikahi kekasihnya. Bagi Xiao Fang (Kim Min-Ho), seorang tentara Cina, tap dance diharapkan menjadi sesuatu yang bisa membuatnya menjadi sehat. Jantungnya bermasalah.

'Swing Kids', Menari untuk Menutupi LukaFoto: Swing Kids (imdb)



Dan mungkin tap dance akan membuatnya hidup lebih lama. Bagi Kang Byung-sam (Oh Jung-se), tap dance diharapkan membuatnya bertemu lagi dengan istrinya yang hilang. Bagi Yang Pan-rae (Park Hye-su), apapun bisa dilakukan yang penting demi uang dan bertahan hidup.

Yang paling jago dan paling penuh keraguan adalah Ro Ki-soo (Do Kyung-soo dari EXO). Ki-Soo mempunyai kemampuan tap dancing yang aduhai. Kemampuannya bergerak membuat semua orang terkesima. Sayangnya dia adalah seorang patriot dari Korea Utara. Semua hal yang berhubungan dengan Amerika adalah haram. Seberapa lama Ki-soo menahan diri untuk tidak menari?

'Swing Kids' adalah sebuah film yang penuh rasa. Ia berpura-pura untuk menjadi sesuatu yang remeh untuk menyampaikan sesuatu yang penting. Usahanya memang tidak semulus yang sutradara dan penulisnya, Kang Hyeong-cheol, rencanakan. Tapi hasilnya terbayar lunas ketika di akhir film penontonnya menangis sesenggrukan.

Satu jam pertama Swing Kids adalah kebahagiaan yang hakiki. Hyeong-cheol mengajak penonton ke sebuah dunia yang ritmenya memabukkan. Gerakan kamera Kim Ji-yong begiu lincah sehingga Anda bisa berpikiran bahwa si kameramen mungkin ikutan berdansa seperti karakter-karakter yang ada di dalam filmnya. Warna-warnanya menggemaskan.

Seperti gula-gula dan permen. Kalau saja gambar yang ada di layar bisa dirasakan, mungkin rasanya manis. Warna langit yang begitu biru memberikan begitu banyak harapan.
Dengan koreografi yang asyik dsn selera humor yang tokcer, Swing Kids langsung merebut hati penonton. Anda akan duduk diam dan menikmati semua pertunjukan menyenangkan yang dberikan oleh Hyeong-cheol sebelum dia membuka karpet.

'Swing Kids', Menari untuk Menutupi LukaFoto: Swing Kids (imdb)



Di sinilah akhirnya kita tersadar bahwa semua dansa yang sutradaranya pertunjukan sebelumnya hanyalah jebakan.

Seberapa warna-warni dan seru tarian yang dilakukan grup underdogs tadi tidak bisa menghapus kenyataan bahwa perang itu pahit. Perang itu berdarah. Perang adalah sebuah pilihan yang tidak diinginkan siapapun. Sekarang kita menyaksikan bahwa ada yang lebih dari sekedar menari dan tertawa bersama teman, seberapa bahagianya itu. Ada yang lebih penting daripada menginjakkan kaki di atas lantai kayu.

Jeniusnya, Hyeong-cheol tidak merubah palet warna yang ada di layar. Suasananya menjadi lebih tegang. Ancamannya lebih terasa. Dan penonton mulai tersadar bahwa ini bukan La La Land. Mendadak warna-warna permen yang menyenangkan tadi tidak memberikan rasa yang sama. Warna-warna terang benderang tadi tidak memberikan penonton kebahagiaan tapi sebuah kesedihan yang mendalam. Warna biru yang tadinya memberikan harapan sekarang diganti dengan warna darah yang tajam. Kalau tadi kita merasa seperti bisa merasakan filmnya semanis permen, sekarang rasanya penonton bisa mencium bau amis.

Swing Kids tidak akan menjadi sebuah roller coaster yang aduhai tanpa bantuan akting pemainnya yang aduhai. Semua pemain film ini bermain maksimal. Mereka bisa menampilkan kehebatan skill menari mereka di samping menunjukkan emosi mereka yang menggebu-gebu.

'Swing Kids', Menari untuk Menutupi LukaFoto: Swing Kids (imdb)



Jared Grimes adalah seorang teman yang ingin Anda miliki. Park Hye-su sangat memabukkan. Kim Min-ho dan Oh Jung-se akan membuat Anda tertawa dan menangis, Dan Do Kyung-soo adalah seorang superstar. Kyung-soo memiliki magnet yang tidak pernah lepas sampai film berakhir.

Musik yang dipasang Hyeong-cheol memang random. Dari musik-musik motown sampai David Bowie. Tapi siapa yang peduli kalau jogetnya seasik itu. 'Swing Kids' adalah sebuah pengalaman menonton yang tak bisa Anda lewatkan.
(ken/ken)


Photo Gallery

screenshoot-movie

.
.

screenshoot-movie

.
.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com