Merchant of Venice: Panggung Sandiwara Al Pacino

Merchant of Venice: Panggung Sandiwara Al Pacino

- detikHot
Rabu, 20 Jul 2005 16:20 WIB
Merchant of Venice: Panggung Sandiwara Al Pacino
Jakarta - Satu lagi karya penyair William Shakespeare yang diangkat ke layar lebar. Dengan setting Italia di abad 16 yang memikat, film ini tambah menarik dengan sentuhan akting Al Pacino yang tak diragukan lagi. Banyak yang menarik dari interaksi antar kelompok di abad 16. Dalam kisah 'Merchant of Venice' yang disorot Shakespeare adalah permusuhan kaum Yahudi dan Kristen di Italia.Adalah Antonio (Jeremy Irons) seorang pria baik hati yang kagum dengan pemuda bernama Bassanio (Joseph Fiennes). Kedekatan mereka membuat Antonio tak bisa menolak ketika Bassanio ingin meminjam uang sebesar 3000 dukat. Dengan berbagai cara, Antonio berusaha mencari uang tersebut. Jalan terakhir yang dipilih adalah meminjam kepada seorang Yahudi bernama Shylock (Al Pacino). Walau pernah menyimpan benci pada Antonio, Shylock tetap meminjamkan uang tersebut bahkan tanpa bunga. Namun syarat yang diajukannya cukup berat. Jika dalam tiga bulan Antonio tak bisa mengembalikan uang tersebut maka tebusannya adalah sepotong daging seberat 500 gram yang diambil dari tubuh Antonio. Tak sembarang potong, daging yang diambil harus berada dekat jantung Antonio. Waduh! Malang untuk Antonio, kapal miliknya karam. Antonio pun tak bisa mengganti uang Shylock. Uang yang telah diberikan pada Bassanio itu juga telah digunakan untuk meminang seorang putri bernama Portia. Persidangan pun digelar, seorang hakim khusus dihadirkan agar persidangan dapat berjalan dengan adil. Sesuai hukum, Shylock memang berhak memotong sebagian daging Antonio sebagai tebusan hutangnya. Film yang bernuansa sendu itu mungkin akan membuat bosan sebagian penonton yang biasa disuguhi pemandangan nge-pop dan ceria a la film modern. Selama kurang lebih dua jam film ini berlangsung, sutradara Michael Radford paling sukses menarik perhatian penonton pada adegan persidangan Antonio vs Shylock yang sangat menegangkan. Hadirnya Al Pacino dalam film ini juga membawa kesan tersendiri. Peran aktor kawakan tersebut yang keras dan emosional menjadi tontonan menarik yang memberi alasan penonton untuk tetap duduk manis di bioskop. (fta/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads