DetikHot

premiere

'Munafik': Eksotisme Horor Melayu dari Negeri Jiran

Jumat, 07 Okt 2016 11:32 WIB  ·   Masyaril Ahmad - detikHOT
Munafik: Eksotisme Horor Melayu dari Negeri Jiran Foto: MD Picture
Jakarta - Bernuansa horor dan religi, film 'Munafik' (2016) asal negeri jiran Malaysia yang diboyong oleh MD Pictures mempunyai pesona kengerian tersendiri dibanding dengan film horor bertema 'pengusiran setan' serupa yang mungkin pernah Anda saksikan. Penggabungan horor dan religi dalam film garapan sutradara Syamsul Yusof ini berhasil memberikan eksotisme baru dengan latar Melayu yang kental.

Kengerian itu terasa begitu nyata ketika Anda dibuat merinding oleh adegan seorang suami menggali kuburan istrinya yang sudah meninggal kemudian menggendong pocongnya ke rumah, atau ketika Anda mendengar lantunan merdu ayat Al-Qur'an dari seorang ustaz saat mengusir roh jahat.

Adam yang diperankan oleh Syamsul Yusof adalah seorang ustaz yang masih berduka pasca kematian istrinya Zulaikha (Zarina Zairoodin) akibat kecelakaan mobil. Pada adegan pembuka, kita langsung diperlihatkan bagaimana keadaan istrinya yang sekarat penuh darah mengucapkan kalimat syahadat. Sepeninggal sang istri, Adam menjadi orang yang berbeda; imannya mulai goyah dan ia pelan-pelan berubah menjadi seorang yang selalu murung, putus asa dan pemarah.

Sejak itu, Adam juga pensiun dari kegiatan me-'ruqyah' orang-orang yang mendapat gangguan setan di kampungnya. Namun, tiba-tiba seorang gadis kampungn bernama Maria (Nabila Huda) sangat membutuhkan pertolongan. Kabarnya, Maria kerasukan roh iblis yang sangat jahat. Akhirnya Adam terpaksa harus turun tangan, namun pertemuannya dengan Maria justru mengorek kembali lukanya yang belum sembuh. Kini, iblis semakin agresif mengganggu Adam dan Maria dengan segala tipu daya dan siksaannya.

Berdurasi 98 menit, waktu berjalan cepat oleh detik-detik ketegangan mencekam yang hadir tiada henti. Adegan pengusiran setan oleh Adam kepada Maria menjadi 'hit point' tersendiri. Adegan tersebut digambarkan dengan sangat detil dan sakral. Nabila Huda mampu memerankan seorang gadis lemah yang dirasuki iblis dengan sangat baik. Syamsul Yusof sebagai sutradara tampak mumpuni dalam mengemban tugasnya sebagai penulis cerita dan pemeran Adam sekaligus.

Dialog demi dialog tercerna dengan lembut, benang-benang cerita satu demi satu semakin terajut. Syamsul Yusof tahu persis bagaimana memberikan porsi yang pas ketika menakuti penonton sekaligus menyampaikan dakwah Islam. Seperti ketika tokoh Imam Ali (A. Galak) memberikan dakwah tentang kehidupan; menurutnya kehidupan di muka bumi ini terdapat dua hal utama, yaitu musibah dan nikmat. Atau, saat Adam menceramahi anaknya untuk selalu ziarah ke makam ibunya agar senantiasa ingat dengan kematian. Konflik tak hanya ada pada drama kematian istri Adam, tapi juga dibumbui dengan api cemburu yang tersulut pada Fazli pacar Maria (diperankan oleh Dato' Rahim Razali) terhadap sang ustaz.

Meskipun hantunya dari klan keturunan yang sama dengan hantu Indonesia, eksotisme horor dengan latar Melayu dalam 'Munafik' tak kalah jika dibandingkan dengan film besutan James Wan seperti 'The Conjuring' atau 'Insidious'. Pola ceritanya memang hampir sama, seputar mengusir setan. Bedanya, , aksi 'pengusiran setan' dalam 'Munafik' terlihat lebih sakral dan mendetail, ditambah dengan lantunan ayat suci yang membuat bulu kuduk semakin berdiri.

Akting para pemeran juga terlihat sangat matang, Syamsul Yusof mampu menunjukkan raut kecewa dan kesedihan pasca ditinggal istri, begitu pula dengan pemeran lain yang mampu mengimbangi. Hingga menjelang akhir film kita masih akan terus menebak, siapa yang sebenarnya jahat, iblis atau justru manusianyakah?

'Munafik' seperti mengembalikan kejayaan film horor era Suzanna, masa-masa ketika film horor masih dengan elegan dan penuh percaya diri menggali nilai-nilai 'lokal' yang kental dengan motif dendam, klenik, dan perjimatan. Atau, seperti nostalgia dengan dukun Kuntet di film 'Kafir' (2002). Kekurangan film ini hanya terletak pada scoring yang begitu menggelegar sehingga terdengar seperti 'murah'. Selebihnya, Munafik mempunyai cerita horor religi dengan pesan yang kuat dan "twist" yang tak terduga. Film ini hanya diputar di jaringan bioskop Blitzmegaplex.

Masyaril Ahmad penggemar film


(mmu/mmu)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed