'Paranormal Activity 3': Sepi itu Menyeramkan

'Paranormal Activity 3': Sepi itu Menyeramkan

- detikHot
Jumat, 20 Jan 2012 11:29 WIB
Paranormal Activity 3: Sepi itu Menyeramkan
Jakarta - Dirilis pada 2009, 'Paranormal Activity' langsung menjadi sebuah film horor hit yang tak disangka-sangka. Film buatan Oren Peli itu berhasil menarik massa dengan promosi viral dari Paramount Pictures. Paramount merilis filmnya secara terbatas dan memaksa penonton untuk meminta studio, melalui situs resmi filmnya, untuk diputar di kota mereka. Terbukti, cara itu berhasil.

Tentu saja sukses besar 'Paranormal Activity' (dibuat dengan biaya yang sangat minim) membuat Paramount Pictures langsung memberikan lampu hijau untuk sekuelnya. Kali ini dalam seri ketiganya, 'Paranormal Activity' menceritakan masa kecil Katie yang ternyata memang tak jauh dari penampakan lelembut.

Berlatar 1988, ibu Katie, Julie (Lauren Bittner) sedang memulai lembaran baru dengan kekasihnya, Dennis (Chris Smith). Bersama dua anaknya, Katie (Chloe Csenery) dan Kristi (Jessica Brown) mereka tinggal serumah dengan bahagia. Tentu saja sebelum hal-hal yang aneh mulai bermunculan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dennis bekerja sebagai perekam video di acara pernikahan. Hal itu membuatnya memiliki peralatan kamera lengkap. Hal-hal misterius yang terjadi di rumah itu membuatnya penasaran berat dan mau tak mau, seperti para pendahulunya di film-film 'Paranormal Activity' sebelumnya, dia mulai memasang kamera di mana-mana.

Pada awalnya memang hanya suara-suara aneh yang mengganggu. Ketukan, suara langkah kaki, lampu yang tiba-tiba menyala sendiri dan suara cakaran. Sampai akhirnya Kristi mengaku bertemu dengan Toby, makhluk anonim yang katanya tinggi besar, bersemayam di sebuah ruangan sempit di kamar Kristi dan Katie.

Julie tidak mempercayai pengakuan Dennis dan menganggap penemuan Kristi akan Toby hanyalah sebuah β€œfase”, sampai akhirnya dia melihat sendiri sesuatu yang membuatnya memutuskan untuk melakukan sebuah tindakan.

Untuk Anda yang membenci film mockumentary horror karena membuat Anda mual, Anda tidak akan dibuat pusing dengan film ini. Tidak seperti 'The Blair With Project' atau 'Rec' yang sangat shaky karena kameranya full dipegang tangan, 'Paranormal Activity' tidak akan membuat Anda pusing karena kameranya cenderung steady.

Di sisi lain, Henry Joost dan Ariel Schulman menterjemahkan skrip Christopher Landon dengan oke. Kengerian yang diciptakan terasa nyata dan seperti layaknya maestro, mereka berhasil menakut-nakuti kita secara perlahan dan tertata: pelan-pelan, hati-hati, sampai semuanya mulai bergoyang menuju akhir. Belum termasuk sepertiga akhir film yang merupakan tour-de-force paling seru untuk penggila film horor.

Hal-hal sederhana seperti gaun tidur Kristi dan Katie bahkan bisa terlihat menjadi hal paling menyeramkan dalam kegelapan. Terutama si kecil Kristi, dibantu dengan akting Jessica Brown yang pasti dijamin membuat penonton merinding sendiri di tempat duduk.

'Paranormal Activity 3' adalah sebuah tontonan yang wajib untuk Anda penyuka film penggedor jantung. Kesepiannya akan membuat bulu kuduk Anda berdiri tanpa perintah. Dan tak bisa dipungkiri, dengan kesuksesan seri ketiganya ini, sepertinya kita akan melihat 'Paranormal Activity 4' tahun ini.

Tapi, sebelum itu bisa terjadi, biarkan saya mengingatkan Anda bahwa 'Paranormal Activity 3' adalah sensasi petualangan horor paling seru dari dua film sebelumnya. So, are you ready?

Candra Aditya, penulis, pecinta film. Kini tengah menyelesaikan studinya di Jurusan Film, Binus International, Jakarta.


(mmu/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads