UP: Mewujudkan Impian Masa Kecil

- detikHot
Rabu, 29 Jul 2009 17:45 WIB
Jakarta - Plot 'UP' dimulai pada saat Carl Fredricksen kecil mengidolakan Charles Muntz, seorang petualang terkenal. Dan suatu hari Carl bertemu Ellie, anak perempuan yang mempunyai idola yang sama dengannya.

Mereka pun terobsesi untuk pergi ke Paradise Falls di Amerika Selatan. Paradise Falls merupakan tempat Charles Muntz menghilang ketika ingin menangkap binatang langka yang ilmuwan lain belum temukan.

Bertahun-tahun, Carl dan Ellie bersahabat hingga akhirnya mereka jatuh cinta dan memutuskan menikah. Mereka hidup bersama di rumah kayu kecil namun memili pemandangan indah.

Suatu senja, Ellie meninggal dunia karena penyakit yang sudah lama diidapnya. Kepergian mendadak Ellie sangat mempengaruhi hidup Carl.

Semenjak ditinggal Ellie, Carl pun menjadi sangat sensitif terhadap barang-barang peninggalan sang istri. Ia tak mau barang-barang milik Ellie disentuh orang lain. Hingga pada suatu hari, ia memukul buruh bangunan yang tidak sengaja merusak kotak pos buatannya bersama Ellie.

Atas kejadian tersebut, Carl harus diadili. Keputusan majelis hakim mengatakan bahwa Carl harus pindah ke panti jompo 'Shady Oaks'. Ia dianggap membahayakan masyarakat jika tinggal sendiri.

Carl punya cara untuk kabur dari putusan pengadilan. Carl membuat 10 ribu balon yang berisi gas untuk menerbangkan rumahnya. Aksi nekatnya berjalan mulus, balon-balon yang ia bikin mampu menerbangkan rumah kayunya. Kemanakah tujuan Carl?

Film animasi ini sangat menghibur dengan lelucon segar. Tak hanya lelucon-lelucon segar, sang sutradara, Pete Docter pun mencoba memasukkan nilai-nilai moral positif pada film ini.

Edward Asner (Carl Fredricksen), Christopher Plummer (Charles Muntz) dan Jordan Nagai (Russell), para pengisi suara film pun berhasil menyatu karakter-karakter 'UP'. Secara keseluruhan, lima bintang layak diberikan untuk 'UP'

(hkm/hkm)