Academy Awards ke-90

Dituduh Plagiat, 'The Shape of Water' Siap Bertarung di Pengadilan

Nugraha - detikHot  ·   Jumat, 23 Feb 2018 15:58 WIB
Foto: Paul Drinkwater/NBCUniversal via Getty Images Foto: Paul Drinkwater/NBCUniversal via Getty Images
Jakarta - Perwakilan Paul Zindel menuding film 'The Shape of Water' merupakan hasil plagiat. Namun sang sutradara Guillermo del Toro langsung membantah klaim tersebut.

Film tersebut katanya menggunakan elemen plot dari film 'Let Me Hear You Whisper' yang sudah dirilis tahun 1969 tentang seorang penjaga kebersihan yang membebaskan lumba-lumba dari fasilitas laboratorium ilmiah yang terancam dibuat percobaan untuk senjata militer.

"Saya belum pernah membaca atau melihatnya," kata del Toro kepada Deadline.
The Shape of WaterThe Shape of Water Foto: The Shape of Water (imdb)

"Saya belum pernah mendengar tentang film itu sebelum membuat 'The Shape of Water' dan tidak ada rekan kerja saya yang pernah menyebutkan film itu".

Sebuah tuntutan diajukan di Pengadilan Distrik AS oleh pengacara Marc Toberoff, pria yang sering mengajukan gugatan kepada studio atas nama penulis. Ia juga pernah melawan Warner Bros atas nama co-creator Superman, Jerry Siegel dan Joe Shuster.

Tuntutan itu muncul untuk menciptakan kontroversi dalam upaya untuk mengingkatkan perhatian di tengah-tengah voting Oscar. Hal ini bukanlah masalah baru, setelah melihat berbagai cara di masa lalu yang cukup mengerikan.

Masalah terakhir yang paling menarik perhatian media adalah tentang pemenang Best Picture, 'A Beautifull Mind'. Film biografi ahli matematika, John Nash yang dituduh anti-semit.
Dituduh Plagiat, 'The Shape of Water' Siap ke PengadilanFoto: ist.

"Saya benar-benar tak mengerti dengan waktu munculnya tuduhan ini. Cukup transparan apa yang terjadi di sini. Bagi saya, sebenarnya melegakan untuk mengambil sesuatu dari arena opini ke arena fakta dan hukum," ungkap del Toro.

Tak cuma del Toro, produser Daniel Kraus juga disebutkan dalam tuntutan hukum tersebut. Ia berulang kali tak terpengaruh atas 'permainan' tersebut.

Sementara Fox Searchlight telah berurusan dengan klaim ini selama berminggu-minggu belakangan ini. Alih-alih mengalah, studio itu siap ke pengadilan.

"Mereka merasa, mari kita membawanya ke tempat utama yaitu pengadilan dimana kita bisa membela diri," ujar del Toro.


(nu2/nu2)
Back to Top