Kale Brecht (Shia LaBeouf) dihukum karena ia melakukan kekerasan, memukul gurunya di sekolah. Pergelangan kakinya dipasang alat yang bisa mendeteksi kalau ia kabur. Alat tersebut akan berbunyi kalau ia pergi dari rumahnya lebih dari 100 kaki.
Mau tak mau karena alat tersebut, Kale pun mencari kesibukan baru. Ia bermain-main dengan teropongnya. Mengintip kegiatan para tetangganya, mulai dari cewek cantik, Ashley (Sarah Roemer) yang tengah ganti baju sampai anak-anak kecil nonton film porno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suatu hari, Kale melihat Turner datang dengan seorang wanita. Dengan teropongnya Kale melihat si wanita dibunuh oleh Turner. Mayatnya dimasukkan plastik dan disimpan dalam garasi
Rasa penasaran Kale pun memuncak. Ia meminta sahabatnya Ronnie (Aaron Yoo) dan tetangganya nan cantik lagi seksi, Ashley, menyelidiki isi rumah tersebut dan mencari mayat si wanita. Bagaimana nasib Kale, Ashley dan Ronnie?
Jalan cerita yang awalnya sedikit membosankan, berubah jadi menegangkan. Penonton dibuat terkaget-kaget dengan aksi Ronnie, Kale dan teror Turner.
Saat 'Disturbia' dirilis, muncul berbagai gunjingan soal film karya sutradara D.J. Caruso itu. Film tersebut dianggap mencontek film Alfred Hitchock 'Rear Window'.
Jika dalam 'Disturbia', aktor utamanya remaja tampan Shia LaBeouf, dalam 'Rear Window', si pengintip diperankan oleh James Stewart. Perbedaan lainnya, 'Disturbia' dibuat dengan rasa masa kini alias menampilkan beberapa kecanggihan teknologi seperti 3G dan Wi Fi.
Terlepas dari tuduhan mencontek tersebut, 'Disturbia' cukup menarik untuk menjadi tontonan. Alur ceritanya lumayan menegangkan. (eny/yla)











































