Out of Exile: Audioslave di Simpang Jalan
Rabu, 01 Jun 2005 14:29 WIB
Jakarta - Bergabungnya Chris Cornell dengan mantan personel Rage Against The Machine adalah mimpi penggemar musik alternatif yang jadi nyata. Tiga tahun sejak itu Audioslave melepas album kedua mereka. Bagai di simpang jalan, album ini bisa menentukan arah musik Audioslave selanjutnya. Penggemar musik alternatif di era 1990'an pasti tahu siapa Chris Cornell. Pria kelahiran tahun 1964 ini adalah vokalis grup Soundgarden. Bersama-sama dengan musik dari Pearl Jam dan Nirvana, musik Soundgarden mendefinisikan suara rock alternatif yang kemudian dikenal sebagai 'Seattle Sound'. Nama Rage Against The Machine juga seyogyanya tidak asing di telinga mereka yang gemar musik alternatif. Apalagi bagi yang menyukai musik berbau politik dan aktivisme. Rage, yang dimotori oleh Zack de la Rocha dan Tom Morello, meramaikan telinga banyak penggemarnya dengan lirik yang kritis dan 'garukan' gitar yang nyleneh. Kedua grup tersebut telah membubarkan diri secara damai. Tentunya disusul dengan sebentuk kekecewaan di kalangan fans. Namun 2002 lalu kekecewaan itu seperti terobati dengan kabar ajaib bergabungnya Chris Cornell dengan Tom Morello (gitar), Brad Wilk (drum) dan Tim Commerford (bass) di bawah bendera Audioslave. Ketiga nama yang disebut belakangan adalah mantan personel Rage Against The Machine. Sempat bubar sejenak, band tersebut sukses merilis album pertama berjudul 'Audioslave' di akhir tahun 2002. Lantunan melodis 'Like A Stone' dan hingar-bingarnya 'Cochise' tentunya masih akrab di telinga penggemar musik rock alternatif. Keluar dari PengasinganTiga tahun setelah album tersebut, Cornell dan Morello dkk meluncurkan album kedua berjudul 'Out of Exile'. Judul yang bisa diterjemahkan sebagai 'keluar dari pengasingan' itu seakan-akan berbau politis. Isinya? Ternyata Cornelll masih setia dengan gayanya yang puitis. Tidak seperti de la Rocha dari Rage, ia menghindari lirik-lirik politis dan lebih memilih gaya campuran pop-rock-alternatif. Album ini dibuka dengan lagu 'Your Time Has Come' dan dilanjutkan dengan 'Out of Exile'. Tidak ada yang istimewa dari kedua lagu tersebut. Ini bukan berarti kedua lagu itu 'jelek', Audioslave sukses menunjukkan ciri khas mereka. Namun ada greget yang kurang. Aura lagu-lagu itu jauh berbeda dengan lagu-lagu pada album pertama mereka. Formula yang digunakan terasa berulang, jika tidak mau dibilang 'basi'.Lagu andalan 'Out of Exile' adalah track ketiga yang berjudul 'Be Yourself'. Sepintas lagu ini mengingatkan pada 'Like A Stone' dari album pertama. Lagi-lagi, seperti formula yang diulang-ulang. Sebenarnya secara keseluruhan 'Out of Exile' adalah album yang enak untuk didengarkan. Formula Audioslave, yang mengawinkan vokal gelap-lirih Chris Cornelll dengan 'jurus menggaruk gitar' dari Tom Morello akan cukup untuk memuaskan penggemar musik alternatif. Asalkan penggemar jangan mengharapkan sesuatu yang 'revolusioner' dari album ini.Pada track seperti 'The Worm' atau 'Man or Animal', kwartet Audioslave sukses menggelar musik-musik kencang. Meskipun, aroma musik 1970'an ala Led Zeppelin tak bisa dipungkiri ikut terdengar dalam lagu-lagu tersebut.Album kedua, bagi band manapun, adalah langkah yang penting. Seringkali album kedua menjadi persimpangan untuk menentukan arah musik selanjutnya. Demikian juga bagi Audioslave, album ini bisa jadi akan menentukan langkah mereka. Apakah mereka akan selalu terbayang-bayangi oleh nama besar Soundgarden dan Rage Against The Machine? Atau justru Audioslave akan menjadi 'revolusi' baru dalam musik rock? Jawabannya memang belum pasti. Namun ada baiknya Chris cs mendengarkan lirik lagu mereka 'Yesterday to Tomorrow'. And unlike the times before. From yesterday comes tomorrow. When life comes alive the past moves aside. No regrets and no remorse.Track Listing:1. 'Your Time Has Come' - 4:152. 'Out of Exile' - 4:513. 'Be Yourself' - 4:394. 'Doesn't Remind Me' - 4:155. 'Drown Me Slowly' - 3:536. 'Heaven's Dead' - 4:367. 'The Worm' - 3:578. 'Man or Animal' - 3:539. 'Yesterday to Tomorrow' - 4:3310. 'Dandelion' - 4:3811. '#1 Zero' - 4:5912. 'The Curse' - 5:09 (wsh/)











































