'Tell Me You Love Me': Mengulik Sisi Soulful Demi Lovato

Yarra Aristi - detikHot
Selasa, 24 Okt 2017 15:05 WIB
Foto: Frazer Harrison/Getty Images
Jakarta -

Sejak awal Demi Lovato kita kenal karena karakternya yang tegar dengan gaya bernyanyi lantang. Lirik-liriknya pun banyak bercerita mengenai kekecewaan dan ketidaksempurnaan. Mungkin saja ini berkenaan dengan bipolar disorder yang diidapnya sejak 2010.

Berbagai permasalahan hidup yang dialami tercermin dari musik yang diusung, sehingga nyanyiannya terkesan marah dan berteriak, seperti single-single yang sudah pernah popular seperti 'Give Your Heart a Break', 'Made In the USA', 'Heart Attack', dan 'Really Don't Care.

Tapi Tell Me You Love Me mencoba mengubah sedikit karakter yang sudah ada. Aransemen musiknya memiliki banyak nuansa, mulai dari vintage R&B, '80s pop, new wave, dan memiliki sedikit sentuhan Motown.

Anda mungkin sudah mendengar single andalan 'Sorry Not Sorry' yang terdengar berbeda dengan lagu-lagu Lovato sebelumnya. Atau 'You Don't Do It For Me Anymore' yang bernuansa Motown kental.

Groove yang asik terdapat pada 'Ruin the Friendship', lengkap dengan horn section yang membuat lagu ini terdengar seksi. Harus diakui, Lovato terdengar jauh lebih menarik menyanyikan lagu tipikal seperti ini, terdengar santai dan sungguh berbeda.

Adapun pendekatan new wave juga yang muncul di beberapa lagu, seperti 'Sexy Dirty Love' yang kental akan pengaruh '80s Pop. Lalu ada 'Daddy Issues' yang memiliki unsur electronica yang sarat akan sampling beats dan synthesizer.

Lovato juga bernyanyi dengan lantang pada 'Cry Baby', yang bercerita mengenai bagaimana seseorang dengan cintanya bisa berhasil merobohkan fondasi hati yang sudah sekian lama berdiri begitu kokoh.

Cover album Demi LovatoCover album Demi Lovato Foto: Album Demi Lovato

Bekerjasama dengan Lil Wayne pada track 'Lonely', ambien hip hop downtempo menyeret ini bercerita mengenai kekecewaan karena disia-siakan namun dinyanyikan dengan lugas dan nyeleneh ala SZA.

Menyusul 'Only Forever' yang memiliki lapisan synth sungguh tebal namun kembali menampilkan karakter Lovato yang soulful.

'Concentrate', sebuah acoustic jam yang catchy merupakan salah satu yang menarik pada album ini. Lagu bertema seksual ini menampilkan gaya menyanyi yang sensual dan memberikan gambaran yang cukup lugas dituturkan oleh liriknya.

Disusul oleh 'Hitchhiker' yang memiliki nuansa lagu yang sama dengan 'Concentrate' yang bercerita mengenai rasa nyaman yang akhirnya didapatkan dalam diri seorang kekasih yang akhirnya mengisi kekosongan yang ia rasakan selama ini.

Secara keseluruhan, Tell Me You Love Me memiliki materi yang lebih laid back dibandingkan lagu-lagu Lovato sebelumnya. Teriakan-teriakan penuh semangat yang selalu menjadi ciri khas mantan bintang Barney and Friends ini berhasil diredam sejenak dengan lagu-lagu soulful nan sensual.



(ken/ken)