Jika ditanya siapakah penyanyi βtersedihβ setelah Lana Del Rey, saya akan menjawabnya dengan nama Elena Tonra, vokalis Daughter, grup indie folk asal London Utara.
Saya pertama kali mendengar Daughter lewat rekaman βIf You Leaveβ (2013) yang begitu menghancurkan hati. Sejak saat itu saya selalu menanti-nantikan karya terbaru mereka. Doa saya lalu terwujud. Pada 2016, Daughter merilis album teranyarnya yang berjudul βNot To Dissapearβ.
Sedikit lebih agresif dan lebih mudah dimengerti, album ini lebih terasa sebagai pernyataan langsung Elena Tonra ketimbang album pertama yang dipenuhi puisi penuh arti. Dia seperti menemukan kepercayaan diri dalam lirik di album βNot To Dissapearβ, bukan emosi ketakutan yang menyelimuti album sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya mengira-ngira bahwa salah satu faktor adalah saat mereka memboyong Nicolas Vernhes (Deerhunter, War on Drugs, Animal Collective). Ia membangun ambience nyentrik untuk membalut karya βNot to Dissapearβ dalam suasana suram The xx (dengarkan βMotherβ ). Tapi, dengan agresivitas milik Florence and the Machine (simak βNo Careβ).
Masih ada nuansa shoegaze dalam gitar Igor, tapi makna tersirat di dalam lirik melankolis Elena mulai menghilang. βNew Waysβ dengan lugas menyerukan keinginannya untuk pergi dari sebuah hubungan (βIβve been trying to stay out / but thereβs something on you / I canβt be withoutβ).
Bukan berarti Daughter meninggalkan begitu saja trademark-nya atas kisah-kisah noir dan gelap lainnya; ini terasa pada βTo Belongβ (βI donβt want to belong, to you, to anyoneβ). Tema besar yang digunakan dalam album ini juga tidak jauh dari kosa kata βkehilanganβ (βDoing The Right Thingβ), βkesepianβ (βAlone / With Youβ), dan βpenyesalanβ (βHowβ). Tapi, jelas di album ini Daughter mengisi ruang-ruang kosong yang tidak mereka masukkan ke album βIf You Leaveβ.
Β
Rendy Tsu (@rendytsu) saat ini bekerja sebagai Social Media & Content Strategist. Selain aktif sebagai penulis lepas, ia juga pernah menjadi Music Publicist di salah satu perusahaan rekaman terbesar di Indonesia.











































