'Blue Neighborhood' Troye Sivan: Sajian Manis dari Lelaki Manis

'Blue Neighborhood' Troye Sivan: Sajian Manis dari Lelaki Manis

Yarra Aristi - detikHot
Selasa, 29 Des 2015 10:12 WIB
Blue Neighborhood Troye Sivan: Sajian Manis dari Lelaki Manis
Jakarta - Troye Sivan mengawali kariernya sebagai aktor cilik yang muncul sebagai James Howlett muda dalam β€˜X-Men Origins: Wolverine’ (2009). Ia kemudian memiliki channel YouTube yang rajin sekali ia isi dengan berbagai topik dan tutorial yang menarik. Ia pernah membuat beberapa EP, di antaranya TRXYE (2014) dan β€˜Wild’ (2015). Awal Desember lalu dirilislah full album β€˜Blue Neighborhood'.

Troye Sivan hadir sebagai bocah gay yang beranjak dewasa, bermusik secara anggun ditemani dengan aransemen yang laid back untuk menemani karakter suaranya yang berat dan syahdu. Terdengar sejuk dan hangat sekaligus. β€˜Wild’ contohnya, adalah track berbau sophisti-pop yang akan mengingatkan Anda pada musik sejenis di pertengahan ’80-an macam Spandau Ballet atau Johnny Hates Jazz. Arensemen tersebut kemudian dimodernisasi dengan aksen choir anak-anak dan jentikan jari menggemaskan yang membuat lagu ini terdengar lebih hip.

Sementara itu β€˜Bite’ adalah sebuah track electronik yang medium dan menyeret yang terdengar seperti aransemen James Blake dan The xx. Di sini, ia mengeksplorasi berbagai sound unik yang akan pelan-pelan memberikan asupan yang menyenangkan untuk telinga Anda, yang berasal dari bebunyian berlapis-lapis yang terdengar berkabut. Teknik bernyanyi acapella berkat bantuan vocoder membuat nuansa misterius lagu ini semakin kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu yang pasti menjadi favorit adalah lagu jatuh cinta bertajuk β€˜Fools’ yang dimulai dengan basis piano. Lalu, mengalami eskalasi menjadi post-dubstep yang sungguh catchy, ditambah lirik yang jujur dan rapuh.

Anda bisa mendengarnya menuturkan masa muda penuh gejolak pada β€˜Youth’ yang memiliki aransemen keren dan modern layaknya β€˜Wild’. Reffrain yang catchy dan lirik yang mudah diingat membuat lagu ini pun layak untuk dijadikan single andalan.

Sebuah kegundahan ia ceritakan pada β€˜Lost Boy’, sebuah lagu untuk mereka yang merasa bahwa dirinya β€˜berbeda’. β€œI’m just a lost boy/ Not ready to be found….” β€˜Talk Me Down’ adalah satu lagi track nan catchy yang memiliki lirik jujur, diiringi aransemen yang dingin dan berkabut. Dan, begitulah kira-kira tipikal lagu yang ada dalam album ini. Mengalir dengan tenang dan menyejukkan.

β€˜Blue Neighborhood' adalah salah satu album yang tiap lagunya membuat perasaan cinta membuncah, entah dari segi liriknya yang mengena atau karena aransemen yang tertata begitu indah. Saya rasa tidak berlebihan apabila menyebut album ini sebagai album terkeren di pengujung 2015 dan merupakan gerbang yang terbuka lebar untuk talenta baru ini.

Yarra Aristi pernah bekerja sebagai wartawan musik di dua majalah musik terkenal. Kini penyiar dan music director di sebuah stasiun radio swasta terkenal di Jakarta.

(mmu/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads