Jika Anda perhatikan dengan seksama, mereka selalu merilis album setiap 3 tahun, sejak album debut self titled 'Boys Like Girls' (2006), 'Love Drunk' (2009) hingga LP 'Crazy World' yang dirilis 11 Desember 2012 lalu.
Sekali lagi jangan tertipu dengan judul maupun cover album ini karena isi 'Crazy World' tidak seseram itu. Kini sudah tidak ada lagi band pop punk yang dimirip-miripkan dengan Good Charlotte. Tidak ada pula sound distorsi yang keluar dari gitar DiGiovanni. Tidak. Malah di beberapa bagian mereka terlihat seperti One Direction yang bermain band.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hei, Boys Like Girls ternyata baru menunjukkan taringnya pada CODA track terakhir, 'Hey You'. Seakan-akan ingin agar Anda mendengarkan album ini dari awal sampai akhir hingga mengerti apa yang hendak disampaikan oleh Martin Johnson dkk. Tapi, bukan berarti lagu-lagu lain tidak memiliki daya tarik, cobalah 'The First Time', 'Shoot' atau 'Crazy World'.
Bagi penyuka Boys Like Girls di album perdana mereka atau saat 'Love Drunk', mungkin akan sedikit kecewa dengan album ini. Tapi, sebaliknya album ini akan cocok untuk Anda yang baru mulai (atau akan) mendengarkan band ini.
Jika Anda membutuhkan sebuah hiburan tanpa perlu mengernyitkan dahi ketika mendengarkannya, album ini memang untuk Anda. Tidak sulit untuk mendengarkan 'Crazy World' karena kelebihan dari album ini memang karena mudah diingat dan didengarkan. Cukup dengarkan sekali maka Anda sudah tahu, akan mendengarnya lagi keesokan harinya atau membuangnya.
Maka, sama seperti Martin Johnson, berilah tagar #boyslikegirlsisback di Twitter Anda. Betul, Boys Like Girls telah kembali (walaupun mereka telah berubah).
Rendy Tsu (@rendytsu) penulis, blogger dan pecandu social media, mendedikasikan tulisannya untuk musik
(mmu/mmu)











































