'Take Me Home' One Direction: Sindroma Album Kedua

'Take Me Home' One Direction: Sindroma Album Kedua

- detikHot
Selasa, 11 Des 2012 13:35 WIB
Take Me Home One Direction: Sindroma Album Kedua
Jakarta - Siapa akan menyangka lima pemuda tanggung yang ditemukan Simon Cowell dalam ajang pencarian bakat The X-Factor itu akan menjadi bintang paling bersinar di 2012?

Sejak kemunculan album pertama mereka 'Up All Night' dunia seakan-akan digebrak kembali dengan fenomena boyband. Anda akan dibuat teringat dengan masa-masa jaya Westlife, NKOTB, Backstreet Boys, N'Sync dan lainnya. Pelantun 'What Makes Your Beautiful' ini tampaknya menjadi idola seluruh remaja di dunia. Sebut saja namanya, dan remaja-remaja akan berteriak histeris.

Album pertama 'Up All Night' yang dirilis pada 2011 jelas turut andil dalam menciptakan demam One Direction di seluruh dunia. British Invation yang dikenal pada masa The Beatles berjaya disebut-sebut telah terulang kembali. Berlebihan? Lihat saja betapa besar fanbase One Direction di Amerika. Tak mau kehilangan momen, pada 12 November lalu One Direction akhirnya merilis album sophomore mereka yang bertajuk 'Take Me Home'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hampir semua musisi pasti pernah mengalami hal yang disebut oleh media sebagai "Sindrom Album Kedua". Bayang-bayang kesuksesan album pertama menyebabkan kebuntuan kreativitas pada seorang musisi. Alhasil, album kedua terkadang tidak sesukses yang diharapkan. Di tengah-tengah perdebatan seperti itu, 'Take Me Home' sudah pasti menjadi album yang paling ditunggu-tunggu oleh Directioners (sebutan fans One Direction) di seluruh dunia.

Banyak yang mengatakan bahwa album ini akan menuai kesuksesan yang sama. Jika dilihat dari deretan 13 track yang disuguhkan, tampaknya hal itu bukanlah prediksi yang muluk. Sebut saja single pertama 'Live While We're Young' yang langsung membuka album ini dengan manis. Sempat muncul kontroversi tentang intro lagu ini yang heboh di berbagai media beberapa waktu lalu, namun tidak menyurutkan niat One Direction untuk memposisikannya menjadi lagu pembuka 'Take Me Home'.

Selanjutnya, 'Kiss You' langsung menggebrak sebagai salah satu lagu paling fun di album ini. Suara drum loop yang mengentak membangkitkan semangat setiap orang yang mendengarnya. Jika sudah kafah dengan 2 lagu tadi, saatnya menyimak 'Little Things', sebuah lagu akustik romantis di track ketiga. Anda akan melihat nama Ed Sheeran sebagai salah satu penulis lagu yang resmi ditunjuk menjadi single kedua sehari sebelum album ini dirilis.

'Last First Kiss' merupakan lagu khas yang "sangat One Direction" lainnya. Jangan heran bila banyak yang menyukai lagu yang dengan pas memadukan antara melodi yang mudah dicerna dengan lirik catchy ini. Jika Anda setuju, Anda juga akan menyukai 'Heart Attack' dengan suara "aw" yang unik di bagian reffrain, yang menjadikan lagu ini terdengar "nakal".

Dan, satu lagi lagu yang tidak biasa, 'Rock Me' adalah lagu pop bertempo medium dengan intro drum loop yang tidak asing lagi di telinga, mengingatkan pada salah satu intro lagu rock legendaris sepanjang masa. Persis seperti judulnya, unsur rock akan semakin terasa ketika lagu mulai memasuki bagian reffrain dimana kelima personel bersamaan menyerukan, I Want You to Rock Me / Rock Me / Rock Me / Yeah.

Lagu-lagu yang disuguhkan dalam album ini memang luar biasa. 'Take Me Home' adalah album paling youngful di penghujung 2012. Album ini telah terjual 540.000 keping di Amerika Serikat, dan lebih dari 1 juta di seluruh dunia hanya dalam seminggu pertama dirilis. Jadi, apakah Sindrom Album Kedua masih menjadi momok yang menakutkan bagi Zayn Malik, Niall Horan, Liam Payne, Harry Styles, dan Louis Tomlinson?

Rendy Tsu penulis, blogger dan pecandu social media, mendedikasikan tulisannya untuk musik.

(mmu/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads