'Red Pill Blues': Berbalut Gula-gula Manis

Yarra Aristi - detikHot
Kamis, 16 Nov 2017 10:08 WIB
Foto: Maroon 5
Jakarta - Anda yang besar di tahun '90-an tentunya pernah tahu Kara's Flowers, yang kemudian di tahun 2002 menjelma menjadi Maroon 5. Mengusung pop rock yang lebih manis dan komersil semenjak era 'Songs About Jane', lalu dari waktu ke waktu semakin mengikuti selera pasar dengan single-single yang semakin mudah dicerna sekaligus kenes. Dua album terakhir, 'Overexposed' dan 'V' tak dapat dipungkiri adalah media jualan mereka yang kian sukses. Selain kerjasama yang baik pada departemen musik, adalah karakter vokal Adam Levine yang mampu berubah-ubah bagaikan bunglon sesuai kebutuhan menjadikan semua hit single yang ada memiliki daya sengat istimewa.

Di akhir 2017, mereka kembali merilis album yang berjudul 'Red Pill Blues'. Menjadi band yang sudah lebih dari 1 dekade berada di industri musik dunia membuat band yang sekarang terdiri dari 7 personel ini memiliki kemampuan untuk memperbaharui aransemen-aransemen musiknya lebih handal lagi. Tidak terlalu terdengar organik, karena mereka banyak mengandalkan sampling-sampling, balutan synth, bassline dengan efek synth tebal, dan sound-sound lain yang terdengar digital. Pengaruh hip hop dan R&B jelas sangat memberikan pengaruh di sini. 'Wait', misalnya, mengadaptasi konsep R&B downtempo. Atau 'Whiskey' yang diselimuti ambient mengawang menghadirkan A$AP Rocky.

'What Lovers Do' menghadirkan aransemen yang super catchy dan menggemaskan. Produksinya begitu terpoles, dan pasti akan mengingatkan Anda pada 'Sexual' dari Neiked (produser asal Swedia bernama Victor Rådström), yang pun memiliki andil dalam produksi single tersebut. Di sini mereka menghadirkan SZA yang memiliki karakter vokal nyeleneh, namun pada track ini berhasil dialihkan menjadi sama genitnya dengan cara bernyanyi Levine, yang lantas menghasilkan lagu jatuh cinta yang ganjen.

'Help Me Out' terdengar seperti lanjutan 'Sugar' dalam aransemen yang lebih minimal, serta menghadirkan single/songwriter Julia Michaels. Di tengah lautan sound digital yang meramaikan 'Red Pill Blues', Maroon 5 tak lupa memberikan variasi akustik pada 'Girls Like You', 'Bet My Heart', juga 'Denim Jacket'. Sementara 'Lips On You' hadir dengan nuansa yang gelap dan beat yang berat.

Maroon 5 sukses menyajikan aransemen yang memiliki cakupan luas, dibalut dengan sound-sound yang juara sehingga sangat memanjakan telinga. Bagaikan menjadi penutup megah untuk tahun 2017, 'Red Pill Blues' mampu menangkap semua elemen sound yang sangat 2017 dan kekinian. Salut akan kerjasama yang baik antara semua personil, produser, songwriter, serta featured artist yang berhasil mempercantik segalanya yang ada dalam album ini. (dar/dar)