Parade musik rock ini digelar sejak pukul 13.00 WIB di sekitaran Tennis Indoor Senayan. Biganendra selaku EO memasang 4 panggung. Tiga pentas out door dan satu panggung indoor.
Sayangnya kebisingan musik rock di hari pertama ini kurang diminati. Sampai setengah acarapun pentas masih saja sepi penonton, padahal artis-artis yang disuguhkan tidak bisa dibilang biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pentas lain pun sepi peminat. Namun menjelang malam setidaknya hampir seribu penonton terkumpul. Mereka sebagian memadati konser reuni Pasband.
The Upstairs dan The Adams yang tampil di panggung outdoor pun berhasil membuat penonton bernyanyi. Begitu juga saat Suckerhead tampil.
Menuju penghujung Koil mencuri massa. Sang vokalis yang malam itu menggendong bonekanya terus melantunkan lagu-lagu Koil. Ternyata penampilan mereka tertandingi saat Shaggy Dog mulai berdendang. Massa yang hanya seribu orang itu terpecah dua.
Secara keseluruhan Jakarta Rock Parade dikonsep menyerupai pentas JakJazz juga Java Jazz dengan aliran musik yang berbeda. Boleh dibilang berhasil karena memang musisi yang disuguhkan juga oke punya.
Stand makanan pun berderet rapih, jangan takut kelelahan. Entah apa yang membuatnya sepi. Harga tiket yang Rp 650 ribu untuk terusan atau kurangnya promo? (yla/kee)











































