Tak terima disebut pengkhianat, pihak 3 Diva pun balik menyebut Erwin Gutawa kampungan.
"Sebelum konser itu, kami sudah menawarkan kepada pihak Gran Melia untuk pakai Mas Erwin. Tapi pihak Gran Melia cukup lama berundingnya dengan Mas Erwin, akhirnya nggak jadi karena nggak deal soal harga, makanya pake Dian HP. Sebenarnya maunya Mas Erwin itu apa sih, kok pakai preskon segala, menurut saya kalau kayak begini Erwin Gutawa itu kampungan," jelas Elsi Lontoh, Direktur KD Production yang juga mewakili 3 Diva, saat ditemui detikhot di kantornya, di Jl. HOS Cokroaminoto no.47, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Elsi juga membantah kalau konser malam tahun baru 3 Diva di hotel Gran Melia telah menggunakan aransemen ciptaan Erwin Gutawa tanpa seizin dari sang pemilik. Elsi meminta pihak Erwin membuktikan tuduhannya itu.
Elsi Lontoh mengaku mendapat kuasa dari Krisdayanti, Titi DJ dan Ruth Sahanya untuk memberikan klarifikasi mengenai permasalahan mereka dengan Erwin Gutawa. Menurut Elsi, karena kegiatan 3 Diva yang cukup padat, maka dirinya dipercaya mewakili mereka.
(fjr/eny)











































