Kebingungan 3 Diva diungkapkan Jeffry Waworuntu selaku pemimpin Ruth Sahanaya Productions. Sekadar informasi, Jeffry juga termasuk orang yang terlibat dalam penandatangan kontrak konser 3 Diva di Hotel Gran Melia.
Konser 3 Diva di hotel tersebut lah yang jadi pangkal 'amuk' Erwin Gutawa. Ia merasa telah dikhianati karena tidak diikutsertakan dalam konser tersebut.
Jeffry kemudian menuturkan soal akar masalah yang sebenarnya. Jauh sebelum konser digelar, pihak hotel sebenarnya juga sudah menghubungi Erwin untuk ikut serta. Sayangnya tampaknya tidak terjadi kesepakatan harga antara mereka.
"Jangan bilang habis manis sepah dibuang. Kalau nggak jadi dipakai, introspeksi dong. Kalau dia kasih harga terlalu tinggi bagaimana," jelas suami Ruth Sahanaya itu saat berbincang dengan detikhot melalui telepon genggamnya, Rabu (9/1/2008).
Jeffry melihat apa yang dilakukan Erwin, Selasa (8/1/2008) dengan menggelar jumpa pers di rumahnya, adalah sebuah curhat karena sakit hati. Pria yang juga menjadi manajer Ruth Sahanaya itu tidak melihat masalah konkrit dari apa yang dibeberkan Erwin Guttawa pada media.
Soal konser di hotel yang disebut-sebut memakai aransemen Erwin dan ide Jay Subiakto, Jefrry membantahnya. Menurutnya saat itu yang dipakai adalah aransemen Dian HP, musisi pengiring 3 Diva di konser malam tahun baru tersebut.
Sebenarnya sebelum hari-H konser digelar, Erwin ternyata sudah beberapa kali menghubungi Jefrry dan KD Productions. Ia minta diadakan pertemuan di antara mereka, untuk membahas masalah tidak dipakainya Erwin di konser malam tahun baru.
Namun karena kesibukan, Titi, Uthe sapaan akrab Ruth Sahanaya dan KD, pertemuan tak juga terlaksana. Erwin rupanya tidak sabar. Ia mengirim surat yang isinya berupa beberapa larangan. Dua di antaranya adalah dilarang memakai nama 3 Diva dan dilarang menggunakan aransemennya.
Surat tersebut membuat pihak 3 Diva semakin bertanya-tanya. Akhirnya karena Erwin sudah mengirim surat, pertemuan dengan ayah Gita Gutawa itu pun urung dibuat.
"Akhirnya kita ketemu bertigaan. Kita datang khusus untuk membicarakan itu, di rumah Titi waktu salah satu anaknya ulang tahun," jelas Jeffry.
Dari pertemuan tersebut disepakati mereka tetap akan menggunakan nama 3 Diva karena memang nama itu bukan milik siapapun. Secara hitam di atas putih, sebenarnya nama itu sudah menjadi milik KD Production sejak konser perdana 3 Diva di Jakarta Convention Center, 26 Januari 2006.
Jeffry menyayangkan dengan langkah yang diambil Erwin. Hubungan baik yang sudah terjalin diharapkannya tak retak.
(eny/eny)











































