Terbentur Izin
Cokelat Siap Rilis Ulang Indonesia Raya
Sabtu, 30 Jun 2007 08:11 WIB
Jakarta - Setelah melambung dengan merilis ulang sejumlah lagu nasional, grup band Cokelat punya satu rencana besar. Mereka siap menggubah lagu ebangsaan, 'Indonesia Raya'.Band yang digawangi Edwin, Rony, Ernest, Ervin dan Kikan itu tampaknya benar-benar serius dengan rencana tersebut. Saking sudah tak sabarnya, Cokelat sampai mendatangi Ketua DPR Agung Laksono untuk meminta izin menggubah 'ndonesia Raya'"Tapi belum dapat izin," kata Rony yang ditemui disela-sela perayaan ulang tahun ke-11 Cokelat di Mezza 9 Club, Pondok Indah Mall 2 lantai 3, Jakarta Selatan, Jumat (29/6/2007) malam.Tak dapat izin Cokelat tak putus asa. Band dengan hits 'Karma', Saat Jarak Memisahkan' dan 'Bendera' itu akan minta restu pada sang empunya lagu langsung yaitu almarhum W.R. Supratman."Kita punya keinginan mau mengunjungi makam W.R. Supratman karena yang kita dengar makamnya itu jarang dikunjungi. Rencananya 17-an (Agustus-red) kita mau ke sana," urai Ernest.Terlepas dari masih belum mulusnya jalan Cokelat menggubah 'ndonesia Raya' band asal Bandung itu tengah berbahagia karena bisa mencapai usia 11 tahun. Angka tersebut punya arti yang mendalam untuk seluruh personel Cokelat, tak terkecuali Kikan sang vokalis.Selama 11 tahun bersama, Cokelat bagi Kikan tak hanya sekedar tempat mencari nafkah. "Kita sudah seperti keluarga, pernah sedih bareng, pernah senang bareng," ujarnya.Ronny sang basist bertutur, 11 tahun baginya belumlah apa-apa. Jika diibaratkan manusia, Coelat baru duduk di kelas V SD. Ia berharap ke depannya Cokelat bisa terus mempertahankan eksistensi. (eny/eny)











































