Slank Digoda Poligami
Selasa, 23 Jan 2007 17:29 WIB
Jakarta - Kisruh Ratu, membuat grup band Slank angkat bicara. Band yang sudah 23 tahun itu berdiri mengatakan, uang memang bisa menjadi pemicu keretakan sebuah band atau grup.Bagaimana dengan Slank? Untungnya hal itu tak terjadi. Dengan azas keterbukaan, uang tak menyebab para personel Slank saling 'baku-hantam'."Harus terbuka. Kalau di Slank itu jelas persen-persennya. Pokoknya keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia lah," ujar Bim Bim seraya tertawa di markas Slank, Jl. Potlot III, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (23/1/2007).Ditambahkan Bim Bim, sebenarnya selain uang, ada dua hal lain yang bisa menyebabkan tercerai-berainya sebuah band, yaitu narkoba dan wanita. Tapi untuk dua hal itu, lagi-lagi sudah bisa dilewati Slank.Setelah puluhan tahun menyandu narkoba, kini Slank berani berkata mereka bersih. Sedangkan wanita, kata Bim Bim, semua personel Slank sudah beristri."Tiga itu (harta, narkoba, wanita) udah lewat. Sekarang gangguannya tinggal poligami atau monogami," ucap drummer Slank itu yang disambut derai tawa Rido, Kaka dan Ivanka. (eny/erk)











































